Berita

Pengurus DPP PPP saat sowan ke Syarikat Islam/RMOL

Politik

Jelang Muktamar, Pengurus PPP Sowan Ke Kantor Syarikat Islam

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 20:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah pengurus DPP PPP mengunjungi Kantor DPP Syarikat Islam (SI) di Jalan Proklamasi Jakarta Pusat pada Senin (2/10) sore.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan PPP yang dipimpin Wakil Ketua Umum DPP PPP, Fernita Darwis menyebut kunjungan ini merupakan upaya untuk meminta masukan dari SI sebagai salah satu organisasi fusi yang ikut mendirikan PPP pada tahun 1973.

“Kami meminta masukan dari SI sebagai salah satu pendiri PPP pada 1973. Masukan itu akan kami bawa dalam Muktamar IX PPP yang akan digelar pada Desember mendatang di Makassar,” kata Fernita di kantor SI, Senin (2/10).


Fernita meyakini, SI mempunyai perhatian yang besar untuk eksistensi PPP di dunia politik. Para pengurus PPP sangat menghormati SI dan yakin masukan-masukan SI akan berguna untuk membesarkan PPP.

“Silaturahim ini semoga menjadi langkah awal untuk bisa membesarkan PPP. Apa yang dikomunikasikan di forum ini, akan dibawa ke Muktamar IX sebagai rekomendasi,” jelas Fernita.

Sementara itu, Ketua Umum SI, Hamdan Zoelva menyebutkan bahwa sebenarnya SI saat ini menjaga jarak yang sama dengan semua partai politik.

Namun demikian, mengingat dalam sejarahnya PPP adalah anak kandung SI, maka SI memberikan jarak yang istimewa dibanding partai lainnya.

“Sebagai ibu kandung, SI tidak akan pernah lupa dengan anak kandung yaitu PPP, karena SI yang melahirkan PPP.  SI ikut prihatin dengan kondisi PPP yang suaranya menurun, kita semua tidak rela jika PPP mati, bagaimanapun PPP ini merupakan partai umat,” ucap Hamdan.

Hamdan juga menyebutkan ia secara pribadi mempunyai kecintaan dengan PPP. Sejak kecil ia sudah menjadi simpatisan PPP, bahkan pada 1977 mantan Ketua MK ini mengaku pernah ikut kampanye PPP.

“Sehingga kecintaan kepada PPP masih selalu ada,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya