Berita

Sugianto Sabran–Edy Pratowo/Net

Politik

Survei Charta Politika: Sugianto Sabran-Edy Pratowo Unggul 58,3 Persen Di Pilgub Kalteng

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mayoritas masyarakat Kalimantan Tengah memilih pasangan Sugianto Sabran-Edy Pratowo di Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020.

Hal itu tercatat dalam hasil survei Charta Politika Indonesia terhadap preferensi politik masyarakat Kalimantan Tengah menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah.

Manager Riset Charta Politika Dadang Nurjaman mengatakan, pada pertanyaan elektabilitas pasangan, Sugianto Sabran–Edy Pratowo memperoleh 58,3 persen, sementara pasangan Ben Brahim S. Bahat–Ujang Iskandar 24,2 persen. Sementara, 17,5 persen responden lainnya menyatakan tidak tahu/tidak jawab.


"Dengan perolehan 58,3 persen, pasangan Sugianto Sabran-Edy Pratowo unggul cukup jauh dari Ben Brahim-Ujang Iskandar," kata Dadang, Senin (2/11).

Dengan perolehan elektabilitas 58,3 persen, kata Dadang, Sugianto Sabran-Edy Pratowo unggul sebesar 34,1 persen atas pesaingnya di Pilkada Kalimantan Tengah.

Sementara itu secara perorangan, Sugianto Sabran sebagai calon gubernur dan Edy Pratowo sebagai calon wakil gubernur mendapatkan elektabilitas tertinggi.

"Sugianto Sabran dipilih oleh 57,5 persen dan Edy Pratowo 43 persen," jelasnya.

Survei Charta Politika Indonesia dilakukan pada 13-19 Oktober 2020 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya