Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Tidak Perlu Pulang, Baiknya Habib Rizieq Doakan Indonesia Dari Mekkah

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 15:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ke Indonesia kian santer terdengar. Dia dikabarkan tengah bersiap-siap pulang kampung dalam waktu dekat ini.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab mengatakan, pergi atau kembali ke tanah air adalah hak warga negara yang diatur konstitusi.

Hanya saja, kata Fadhli, sangat disayangkan jika kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi dengan maksud ingin menggoyang pemerintahan yang sah.


"Akan lebih bermanfaat jika HRS tetap di Arab. Setidaknya kita bangsa Indonesia bisa meminta beliau untuk terus mendoakan bangsa ini agar segera terbebas dari pandemik Covid-19," ujar Fadhli dalam keterangannya, Kamis (29/10).

"Bukankah berdoa dari sisi Kabah akan lebih makbul?" katanya menambahkan.

Apalagi, lanjutnya, kondisi terkini tidak sebebas dan seleluasa sebelumnya dalam hal memasuki negara kerajaan Arab Saudi.

Sehingga, merupakan kenikmatan tersendiri bagi Habib Rizieq dapat bermukim dan beribadah lebih lama di sana.

"Tidak perlu terburu-buru pulang. Setelah Covid-19 juga bisa (pulang). Dan itu juga barangkali harapan banyak pihak HRS bisa mendoakan bangsanya dari sana, semoga bencana Covid-19 cepat berlalu," jelasnya.

Menurut Fadhli, jika Habib Rizieq sudah kepalang rindu dengan umat dan tanah air, itu juga bisa terobati dengan bantuan teknologi.

"Beliau bisa melakukan komunikasi dengan sanak, keluarga bahkan umat melalui sambungan teknologi komunikasi. Sudah serba mudah dan efisien," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya