Berita

Bos Amazon, Jeff Bezos/Net

Bisnis

Orang Terkaya Di Dunia Dikabarkan Akan Membeli CNN

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 16:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Orang terkaya di dunia, Jeff Bezos diisukan akan membeli salah satu aset paling berharga milik AT&T yaitu Cable News Network (CNN). Kalangan dunia perbankan tengah ramai membicarakan isu ini yang sumbernya FOX Business dari para bankir.

Kondisi AT&T saat ini memang dalam kesulitan keuangan setelah mengakuisisi TImeWarmer senilai 85 miliar dolar AS. Pembelian ini telah membuat AT&T terlilit utang puluhan miliar dolar. Akibatnya AT&T terpaksa mengatur ulang operasinya dan melepas sebagian asetnya.

Sebagai orang terkaya di dunia, Bos Amazon itu bisa saja melakukan investasi di sejumlah perusahaan terkemuka saat ini. Namun, orang terdekat Bezos mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan ke arah itu.


Analis media dan teknologi di perusahaan riset independen LightShed Partners, Rich Greenfield, mengatakan dalam tweet-nya tetang logika Bezos membeli CNN. Apalagi saham  AT&T  ini telah jatuh lebih dari 31 persen sejak awal tahun. Jauh lebih rendah dari kompetitornya Verizon yang sahamnya hanya turun 6,5 persen.

"Saya sedikit terkejut CNN akan menjadi satu-satunya aset yang akan dijual mengingat mereka memiliki platform digital yang jauh lebih kuat daripada properti Turner lainnya," ujar Greenfield, seperti dilaporkan FOX Business.

Beberapa bankir mengatakan melepaskan CNN dari aset media lain akan sulit bagi AT&T mengingat berbagai sinergi perusahaan yang telah tercipta sejak pembelian TimeWarner.

Sejumlah pihak kurang yakin AT&T akan melepas CNN, tetapi beberapa orang mengatakan Bezos pernah mengatakan ia tertarik pada CNN.

Beberapa mengeluhkan CNN memiliki komentar politik yang condong ke kiri dibandingkan dengan program Turner Broadcasting yang lebih ramah.

“Tidak seorang pun di AT&T yang bermasalah dengan film Turner Classic, tetapi mereka khawatir CNN membuat marah banyak Republikan di Washington,” kata seorang bankir.

Isu lainnya disbutkan, CNN memiliki masa depan yang tidak pasti di bawah kepemimpinan Presiden CNN saat ini Jeff Zucker. Kepala berita kontroversial jaringan tersebut telah menjadi titik fokus kritik dari Presiden Trump karena bias anti-Republik.

Pihak Bezos sampai saat ini masih belum bersedia berkomentar.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya