Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Survei: Jika Benar Pulang, Habib Rizieq Diminta Pimpin Gerakan Oposisi

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 21:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab umumkan bakal segera pulang ke Indonesia setelah sekian waktu berada di Arab Saudi.

Jika benar pulang, kebanyakan masyarakat ingin Habib Rizieq aktif mempin gerakan oposisi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Harapan tersebut muncul dalam survei bertema “Pro-Kontra Rencana Kepulangan Habib Rizieq” yang dirilis KRI Center pada Selasa (27/10).


"Memimpin gerakan oposisi secara moral terhadap pemerintah ternyata dipilih oleh mayoritas responden terkait dengan harapan responden menyangkut aktivitas yang akan dilakukan Habib Rizieq setelah kembali ke tanah air dengan skor 59,2 persen," ujar Ketua KRI Center, Irfan Riza.
 
"Dilanjutkan dengan harapan Habib Rizieq untuk aktif kembali memimpin kegiatan sosial kemasyarakatan kepada rakyat dan ummat Islam dengan skor 37,6 persen dan sisanya 3,2 persen menyatakan fokus kepada keluarga dan pesantren," imbuhnya.

Lanjut Irvan, hasil polling tersebut juga catatkan skor 96,6 persen responden yang menilai bahwa aktivitas dan perjuangan Habib Rizieq selama ini baik melalui kegiatan dakwah, aksi sosial-kemasyarakatan serta gerakan oposisi secara moral mendapat respon positif di kalangan rakyat.

"Sementara yang berpandangan negatif sebesar 2,5 persen dan sisanya tidak
berpendapat sebesar 0,9 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan pada medio 23-25 Oktober dengan melibatkan 1.406 responden di Pulau Jawa dan Sumatera. Responden dipilih dengan proposional melalui metode polling pada WhatApp grup.

Adapun toleransi kesalahan yang dipakai adalah 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan pada hasil survei 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya