Berita

Kim Jong Un saat mengunjungi pemakaman 'para martir Relawan Rakyat China (CPV)' di Hoechang, Kamis 22 Oktober 2020/Net

Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 06:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan penghormatan diam-diam untuk mengenang para martir CPV. Pada Kamis (22/10) lalu, Kim Jong Un mengunjungi pemakaman 'para martir Relawan Rakyat China (CPV)' di Hoechang, Provinsi Pyongan Selatan, dan memberikan penghormatan yang tinggi kepada mereka pada peringatan 70 tahun masuknya CPV ke front Korea.

Hoechang adalah tempat markas tentara China berada selama Perang Korea.

Ketika Kim tiba di depan monumen para martir CPV bersama para pejabat Partai, pemerintah dan militer, lagu kebangsaan kedua negara dimainkan dengan sangat menyentuh. Rangkaian bunga diletakkan di pemakaman seiring dengan musik yang mengalun.


Kim Jong Un juga mengunjungi makam Mao Anying di pemakaman itu, dan meletakkan rangkaian bunga atas namanya sendiri di depan makam Mao Anying, putra mendiang pemimpin China Mao Zedong, yang tewas dalam Perang Korea.

Kim berkata dengan emosi yang dalam, bahwa 70 tahun telah berlalu sejak putra dan putri yang luar biasa dari persaudaraan orang-orang Tionghoa masuk ke dalam Perang Pembebasan Tanah Air yang suci, yang diperjuangkan oleh rakyat Korea. Mereka semua berkorban dan memiliki prestasi heroik.

"Mereka mendukung kami di bawah panji melawan Amerika dan membantu Korea, menjaga rumah dan mempertahankan tanah air meskipun dalam situasi yang sangat sulit. Semua  tetap diingat dengan jelas dalam ingatan rakyat kami," kata Kim Jong Un, seperti dikutip dari KCNA.

Kim mengatakan bahwa masuknya CPV ke front Korea adalah kontribusi bersejarah bagi kemenangan besar dalam Perang Pembebasan Tanah Air.

"Kemenangan besar yang diraih oleh tentara dan rakyat di DPRK dan China menghubungkan takdir mereka sebagai satu kesatuan dan berbagi suka dan duka satu sama lain, memang, sangat penting, tidak peduli berapa banyak darah mengalir di bawah jembatan," kata Kim.  

"Setiap bagian dari negara kita terkait erat dengan darah merah yang ditumpahkan oleh petugas layanan Relawan Rakyat China yang dengan berani bertempur dalam perang suci melawan para agresor imperialis, tidak takut mati, dan mendedikasikan masa muda dan hidup mereka yang tak ternilai." kata Kim.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya