Berita

Jurubicara paslon Eri-Armudji, Anas Karno/RMOLJatim

Politik

Hasil Survei Menunjukkan Eri-Armudji Unggul 6 Persen, PDIP Surabaya: Ada Yang Mendadak Insomnia

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 19:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil survei internal yang menyatakan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Eri Cahyadi-Armudji, dikabarkan telah membuat sejumlah pihak gusar.

Pasalnya, hasil survei yang telah diumumkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di sela-sela rapat konsolidasi Jumat lalu (23/10) menyatakan Eri-Armudji unggul dengan selisih 6 persen dibanding kompetitornya, Machfud Arifin dan Mujiaman, dalam Pilkada Surabaya 2020.

”Saya dapat info valid, rupanya ada yang tidak bisa tidur, kayak mendadak insomnia. Ada yang sangat galau membaca hasil survei. Baik hasil survei kami maupun pihak lain intinya sama, yaitu InsyaAllah Mas Eri dan Cak Armudji unggul,” ujar Jurubicara Eri-Armudji, Anas Karno, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (26/10).


Anas bersyukur atas capaian yang menyebutkan Eri dan Armudji unggul. Hal itu menunjukkan bahwa kesolidan seluruh elemen pendukung Eri-Armudji terbukti berjalan baik di lapangan. Semua partai dengan tokoh-tokohnya bergerak masif di lapangan. Seluruh relawan bekerja tulus dalam pemenangan.

”Tentu kami bersyukur. Meski tidak mengandalkan politik uang transaksional serta menebar mimpi ke warga, tidak mengandalkan jejeran mobil supermewah untuk kampanye, rupayanya rekam jejak kerja dan ketulusan Mas Eri-Cak Armudji disambut antusias warga,” tutur politikus PDIP ini.

Anas juga menambahkan, saat ini pihaknya terus mendapat serangan masif di lapangan. Alat peraga kampanye (APK) Eri-Armudji banyak dirusak. Bahkan, ada foto Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang disobek dan dicoret.

”Banyak laporan APK kita disobek, dirobohkan. Ada yang mulai menghalalkan segala cara. Saya sudah laporkan ke Mas Eri dan Cak Armudji, tapi beliau berdua dengan tegas meminta seluruh kader partai dan relawan untuk stay cool, santun, jangan membalas. APK boleh dirusak, tapi ternyata cinta warga ke Bu Risma, ke Mas Eri, ke Cak Armudji, tidak akan pernah bisa dirusak,” jelasnya.

”Cinta dari hati karena sudah terbukti bekerja itulah yang InsyaAllah akan terwujud menjadi kemenangan di bilik suara 9 Desember mendatang,” imbuh anggota DPRD Kota Surabaya tersebut.

Anas juga menyebut, bahkan ada pihak mulai sering marah-marah begitu membaca hasil survei.

”Bahkan, Bu Risma diserang, dituduh salahi aturan kampanye, padahal ada bukti surat Bu Risma sudah meminta izin ke Ibu Gubernur Jatim, dan sudah diizinkan pula oleh Bu Gubernur,” paparnya.

Dalam waktu sekitar 40 hari tersisa, sambung Anas, pihaknya akan memperkuat konsolidasi seluruh elemen pendukung.

”Di kampung-kampung, marak sekali konsolidasi. Dalam kesederhanaan. Tidak ada mobil mewah, tidak ada perayaan glamor, karena semua berbasis gotong royong. Rakyat tak ingin ada pihak yang ingin merusak Kota Surabaya dan menghentikan program-program baik Bu Risma,” pungkasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya