Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Menko Airlangga: Penanganan Covid-19 Dan Ekonomi Diharapkan Pulih Tahun 2023

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah terus lanjutkan upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang ditargetkan semua pulih pada tahun 2023.

"Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi ini sifatnya multiyears, tahun 2020, 2021, 2022 dan diharapkan 2023 bisa dikembalikan pada track sebelum tahun 2019," ujar Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Senin (26/10).

Airlangga menyebutkan, dalam mencapai target tersebut pemerintah membagi beberapa sektor prioritas di mana sektor kesehatan adalah yang utama.


"Tantangan yang harus kita selesaikan sektornya kesehatan, perlindungan sosial, insentif usaha, UMKM, pembiayaan korporasi dan sektoral kelembagaan kementerian dan pemda, ini menjadi prioritas pemerintah yang berkelanjutan," jelasnya.

Selain itu, kata Ketua Umum Partai Golkar itu, pemerintah juga merancang penanganan jangka pendek. Yakni, implementasi omnibus law UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan.

"Kemudian yang jangka pendek adalah operasionalisasi daripada regulasi omnibus law UU Cipta Kerja, nah ini turunannya ada 37 peraturan pemerintah dan 5 perpres," katanya.

"Nah di sini kita akan membuka data center di mana keseluruhan PP itu tersedia untuk publik dalam bentuk sistem fisik maupun secara online, ini baru kita publih setelah UU ditandatangani Bapak Presiden," demikian Airlangga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya