Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Virus Corona Membuat Sektor Pariwisata Spanyol Mengalami Kerugian Hingga 100 Miliar Euro

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 15:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor pariwisata Spanyol diperkirakan akan mengalami kerugian hingga 100 miliar euro (120 miliar dolar AS) tahun ini, akibat hantaman pandemi virus corona.
Jika prediksi yang mengerikan itu terbukti benar, maka pendapatan tahunan sektor itu akan kembali ke tingkat di tahun 1995, menurut Asosiasi Pariwisata Exceltur.

"Kami akan kembali ke 25 tahun yang lalu dalam hal apa yang dihasilkan sektor pariwisata Spanyol," ujar Jose Luis Zoreda, wakil presiden asosiasi, pada konferensi pers, Rabu (21/10), seperti dikutiip dari AFP, Rabu.

Itu adalah skenario yang mengerikan. Sampai sekarang tidak ada orang yang bisa mengetahui sampai kapan pandemi ini berlangsung.

Itu adalah skenario yang mengerikan. Sampai sekarang tidak ada orang yang bisa mengetahui sampai kapan pandemi ini berlangsung.

Otoritas setempat telah meningkatkan aturan penanganan virus corona untuk memperlambat laju penularannya dengan memberi pembatasan perjalanan.

Sejak awal Oktober, ibu kota Spanyol dan hampir selusin kota terdekat telah dikunci sebagian, dan di seluruh wilayah timur laut Catalonia, bar dan restoran telah ditutup selama dua minggu.

Penutupan itu, menurut Exceltur akan menelan biaya hampir 7,5 miliar euro, menjadi kerugian tahunan sektor pariwisata Spanyol meningkat menjadi 106 miliar euro pada akhir tahun.

Pariwisata sangat penting bagi ekonomi Spanyol, karena mendukung sekitar 12 persen dari produk domestik bruto (PDB) dan 13 persen lapangan kerja.

Zoreda mengatakan pemerintah belum sepenuhnya memahami sejauh mana krisis yang mempengaruhi industri.

"Rencana penyelamatan mendesak sangat dibutuhkan, termasuk bantuan langsung di sepanjang jalur dana talangan yang diberikan kepada sektor perbankan selama krisis keuangan," katanya.

Pada bulan Juni lalu, Perdana Menteri Sosialis Pedro Sanchez mengumumkan akan memberikan paket penyelamatan 4,2 miliar euro untuk sektor pariwisata yang porak poranda. Tetapi dana tersebut sebagian besar diperuntukkan untuk pinjaman yang disponsori negara, moratorium pembayaran hipotek, dan pajak bandara yang lebih rendah untuk maskapai penerbangan. .

Meskipun Spanyol akan menjadi salah satu penerima manfaat utama dari rencana penyelamatan virus, yang akan menerima sekitar 140 miliar euro menurut Zoreda, pemerintah tidak pernah memahami dan membedakan mana yang menjadi prioritas  dari sektor pariwisata.

Pemerintah Sanchez mengatakan berencana untuk mengarahkan 70 persen dari dana tersebut untuk investasi jangka menengah hingga jangka panjang di lingkungan dan transformasi digital negara.

Spanyol juga diperkirakan akan mengalami penurunan PDB sebesar 12,8 persen pada tahun 2020, seperti yang dikatakan IMF.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya