Berita

Presiden Jokowi-Maruf Amin/Net

Politik

Catatan Setahun Jokowi-Maruf, Ace Hasan Ungkap Dampak Positif Perppu Corona

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 22:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah kebijakan Presiden Joko Widodo dalam kurun waktu setahun kepemimpinannya di tengah badai pandemi Covid-19 dinilai mampu menjaga stablitas ekonomi dan kesehatan.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dapat memastikan penanganan Covid-19 di Indonesia jauh lebih efektif dan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Dia mengurai dengan adanya perppu tersebut, pemerintah mampu menjalankan kebijakan dalam dua hal. Pertama penanganan kesehatan untuk mengendalikan persebaran Covid-19.


“Saya melihat langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk penyediaan APD dan Rumah Sakit rujukan relatif sudah baik walaupun pada awal-awalnya sempat mengalami kegagapan,” katanya.

“Namun dengan cepat, dengan ketegasan Presiden Jokowi untuk melecut para pembantunya, berbagai upaya implementasi penanangan kesehatan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Hasilnya, lanjut Ace Hasan, masyarakat  dapat melihat bahwa tingkat tingkat kesembuhan Covid-19 (recovery rate) Indonesia saat ini 78,71 persen. Artinya angka itu di atas rata-rata dunia yaitu 74,82 persen.

“Memang harus diakui bahwa positive case rate kita masih tinggi, karena bisa jadi angka tersebut seiring dengan semakin masifnya uji atau tes Covid-19 yang telah mencapai 30.000 per/hari,” katanya.

Kemudian yang kedua adalah penanganan dampak sosial-ekonomi Covid-19 dengan cepat dilakukan Pemerintahan Jokowi. Berbagai cara dilakukan untuk melakukan mobilisasi bantuan perlindungan sosial dilakukan, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Berbagai bantuan perlindungan sosial itu diantaranya PKH, BLT, Bansos Tunai, Kartu Sembako.

Selain itu kebijakan pemulihan ekonomi dengan pemberian insentif bagi pelaku UMKM juga telah dilakukan.

Sejumlah paket kebijakan itu dipandang masyarakat langkah tepat pemerintahan Jokowi.

“Hasilnya tentu kita dapat merasakan sendiri. Indonesia merupakan salah satu negara yang sekalipun minus tapi tidak terlalu mendalam dibandingkan dengan negara-negara lainnya di dunia,” tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya