Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hubungan Istimewa India-AS Di Mata Diplomat Top Amerika

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 16:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

India bukan lagi negara yang asing bagi Wakil Menteri Luar Negeri Stephen E. Biegun. Setidaknya, setelah mengunjungi India beberapa kali, ia merasakan kedekatan dengan negara itu. Terlebih ketika Amerika Serikat-India semakin mantap menjalankan misi kerjasama.

"Saya telah bepergian ke India setidaknya beberapa lusin kali selama 30 tahun terakhir," kata Biegun, dalam rilisnya yang disiarkan Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip dari NDTV, Rabu (21/10).

"Saya kembali Sabtu malam setelah perjalanan selama seminggu ke Delhi dan ke Dhaka, di mana kami melakukan diskusi yang sangat hangat dan konstruktif dengan pemerintah di kedua negara. Itu membuat saya sangat yakin bahwa hubungan kita dengan kedua negara ini akan membawa kesuksesan lebih lanjut di masa depan," katanya.


Biegun mengakui keterlibatan dirinya dalam kerjasama dengan mitranya di India, baik dalam pemerintahan maupun dalam hubungan bisnis, membuatnya jauh mengenal India lebih dalam.

"Ini memberi saya perspektif yang lebih panjang tentang hubungan AS-India yang membuat saya yakin bahwa kesempatan untuk memperdalam hubungan kami tidak pernah sebaik ini - sejak awal 1990-an, ketika Amerika Serikat dan India benar-benar mulai terbuka satu sama lain. Ini hanyalah perkembangan kerja sama yang stabil yang menurut saya telah mencapai tingkat yang baru dalam beberapa bulan dan tahun terakhir, dan saya sangat senang memiliki kesempatan untuk berkunjung (ke India)," kata Biegum.

Pernyataan diplomat top Amerika itu menjadi arti yang sangat penting, hanya dua minggu sebelum pemilihan presiden pada 3 November.

Biegun mengatakan bahwa India dan AS bukan hanya dua negara demokrasi terbesar di dunia, tetapi juga memiliki nilai dan kepentingan yang sama.

Keduanya adalah negara yang sangat unik, namun nilai-nilai demokrasi yang menopang kedua sistem, arah tertentu secara alami menyatu dalam hubungan yang kuat ini, kata diplomat itu.

Memperhatikan bahwa Amerika Serikat dan India menghadapi tantangan yang sama di dunia, Biegun mengatakan kedua negara juga memiliki insentif yang mendorong mereka untuk membuat penilaian yang sangat tepat tentang kepentingan mereka untuk saling berkolaborasi.

Biegun mengatakan kedua negara dijadwalkan akan mempertemukan  2 + 2 menteri pada musim gugur ini. Dia tidak mengumumkan tanggal yang akan melibatkan pertemuan antara Menteri Luar Negeri S Jaishankar dan Menteri Pertahanan Rajnath Singh dengan Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Mark Esper.

Kemungkinan pertemuan itu akan dilakukan di New Delhi. Itu sebabnya Biegun melakukan kunjungan ke India, sebagai persiapan pertemuan 2+2 menteri.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya