Berita

Durian muncul di acara The 1st Belt and Road International Agriculture Cooperation Expo/Net

Bisnis

KBRI Promosikan Produk Pertanian Indonesia di Tiongkok, Termasuk Durian

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 10:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Durian, buah yang menjadi favorit Indonesia, ikut dipamerkan dalam acara The 1st Belt and Road International Agriculture Cooperation Expo, bersama dengan produk-produk unggulan di bidang pertanian lainnya seperti kopi, kopi kemasan, dan sarang burung walet.

Produk-produk tersebut berpotensi untuk ditingkatkan ekspornya ke Propinsi Henan bersama dengan produk buah-buahan tropis lainnya.

Selama acara Expo di mana KBRI Beijing berpartisipasi di dalamnya, stand Indonesia mendapat sambutan positif yang luar biasa dibanding stand negara lain.


Stand Indonesia  juga memamerkan beberapa produk potensial makanan dan minuman lainnya lainnya, seperti mie dalam kemasan, permen dan juga puding, untuk memberikan gambaran bahwa produk Indonesia khususnya produk UKM  yang berkualitas sangat banyak dan beragam, sehingga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut.

KBRI Beijing yang diwakili oleh Wakeppri Dino R. Kusnadi dan Atase Perdagangan Marina N Anggraini pada kesempatan Expo tersebut telah mempresentasikan produk-produk pertanian andalan Indonesia, termasuk memperkenalkan Durian yang terkenal kelezatanya itu.

Ketertarikan pengusaha Henan menyusul keberhasilan berbagai kontrak kerja sama yang ditandatangani antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok dalam China (Luoyang) - Indonesia Business Exhibition and Exchange Conference, yang berlangsung tanggal 25 September 2020 lalu secara daring.

Selain Expo, KBRI Beijing juga berpartisipasi pada acara Belt and Road Forum for International Cooperation and Ecological Conservation and high-quality Agricultural Development of the Yellow River Basin, yang berlangsung pada 15-17 Oktober 2020 di Luoyang, Henan, Tiongkok.

Pertemuan  turut dihadiri oleh para pemimpin Propinsi Henan dan Kota Luoyang, perwakilan otoritas di Tiongkok, Ketua Asosiasi, Perwakilan Kantor Kedutaan negara lainnya di Tiongkok, dan para pelaku usaha bidang pertanian.

Selain melakukan pertemuan dengan Wang Jun, Wakil Walikota Luoyang, juga telah dilakukan pertemuan dengan para pejabat dan akademisi pertanian dari propinsi Henan guna membahas berbagai kerja sama dibidang perdagangan barang, jasa, dan investasi, serta pengembangan teknologi modern untuk pertanian.

Inti pokok dari berbagai pertemuan tersebut adalah produk pertanian dan supply alat pertanian modern bagi kedua pihak dapat saling melengkapi.

Masih banyak produk pertanian Indonesia yang belum secara langsung masuk ke Henan sehingga memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Kemajuan produk alat pertanian yang modern yang berasal dari Henan seperti drone pupuk dan traktor listrik otomatis yang berkulitas dan murah kiranya juga  dapat bermanfaat bagi petani kecil di Indonesia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya