Berita

Ketua Forum Komunikasi dan Aspirasi MPR RI untuk Papua, Yorrys Raweyai/Net

Politik

Yorrys Raweyai: Persoalan Papua Adalah Masalah Lama, Akan Kita Tata

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 18:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komitmen untuk menyelesaikan beragam persoalan di tanah Papua terus dilakukan oleh Forum Komunikasi dan Aspirasi MPR RI untuk Papua.

Ketua Forum Komunikasi dan Aspirasi MPR RI untuk Papua, Yorrys Raweyai mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama Menko Polhukam, Mendagri, Kapolri, dan Panglima TNI, MPR RI For Papua telah dipercaya sebagai fasilitator dan komunikator terkait persoalan Papua antara pemerintah pusat dan daerah.

Hal itu sejalan dengan UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), di mana MPR bisa membentuk lembaga atau alat kelengkapan dalam menunjang program kebangsaan MPR.


Karena itu, MPR RI For Papua akan menyusun strategi dalam rangka menyelesaikan persoalan Papua secara komprehensif.

"Kami sudah komunikasi dengan Bappenas karena diberikan kepercayaan membuat grand design pembangunan Papua ke depan,"  kata Yorrys saat menerima audiensi MRP Papua Barat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (19/10).

Dia mengakui bahwa ada isu hangat menjelang berakhirnya Otonomi Khusus (Otsus) Papua, misalnya terkait dana Otsus yang akan berakhir pada tahun depan dan pemekaran.

Menurut dia, pemerintah sedang menata terkait Otsus Papua dan meminta kepada semua pihak untuk menunggu. MPR pun akan terus melakukan komunikasi dengan Wakil Presiden Maruf Amin yang telah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Papua.

"MPR For Papua sudah ada kesepakatan menjadi komunikator untuk menyelesaikan masalah di Papua. Persoalan di Papua adalah masalah lama, kita tata dengan komitmen agar 5-10 tahun ke depan harus lebih baik," ujarnya.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, Sekretaris MPR RI For Papua Filep Wamafma, dan Ketua MRP Papua Barat Maxsi Nelson Ahoren.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya