Berita

Pimpinan MPR RI Jazilul Fawaid/Net

Politik

Evaluasi Setahun Jokowi-Maruf, Cara Pendekatan Dan Dialog Pemerintah Jadi Sorotan PKB

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 18:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tahun pertama pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin dilalui dengan berbagai ujian yang cukup berat. Saat masih sibuk dengan penanganan pandemi Covid-19, pemerintah harus dipusingkan dengan protes kalangan buruh atas lahirnya omnibus law UU Cipta Kerja.

“Tahun pertama ini memang berat (bagi Jokowi-Maruf) karena dampak virus Covid-19. Covid-19 berdampak pada pendapatan negara yang turun drastis sehingga rencana kerja pemerintah juga ikut berubah dan anggarannya juga direalokasi,” ujar Pimpinan MPR RI, Jazilul Fawaid, kepada wartawan, Senin (19/10).

Wakil Ketua Umum PKB ini kemudian memberikan evaluasi terhadap pemerintahan Jokowi dalam mengelola negara di tengah situasi krisis akibat pandemi ini.


“Evaluasi kami, tahun pertama pemerintahan Jokowi menghadapi ujian berat yang tidak bisa diprediksi sebelumnya, bahkan untuk mengantisipasi harus mengeluarkan Perppu 1/2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan,” katanya.

“Perppu itu simbol kedaruratan. Darurat yang ditimbulkan akibat covid yang mengantarkan ekonomi Indonesia ke depan pintu resesi ekonomi,” imbuhnya.

Pemerintah, lanjut Jazilul, telah bekerja keras untuk keluar dari krisis dan resesi melalui berbagai kebijakan yang disesuaikan dengan tantangan terkait pandemi Covid-19. Antara lain kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bahkan mendorong lahirnya omnibus law Cipta Kerja.

“Omnibus Law baru terjadi pada era Jokowi jilid 2 yang dimaksudkan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, sekaligus menahan laju pengangguran dan kemiskinan,” katanya.

“Terbukti berbagai RUU inisiatif pemerintah Omnibus Law dll termasuk Perppu berjalan dengan lancar. Namun, pemerintah juga perlu melakukan pendekatan dan dialog dengan berbagai pihak, ormas dll, dalam rangka pelaksanaan kebijakan tersebut,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya