Berita

Maman Imanulhaq saat deklarasi Subang Kota Hijau/RMOL

Politik

Kader PKB Deklarasikan Subang Kota Hijau

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 23:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh kader PKB harus memiliki komitmen untuk memperbaiki kualitas hidup dengan mengupayakan program lingkungan yang sehat, bersih dan teratur.

Persoalan lingkungan akibat pesatnya industrialisasi di Subang, Jawa Barat, pun mesti diimbangi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dengan melakukan gerakan penghijauan.

Demikian disampaikan Dewan Syura DPP PKB, Maman Imanulhaq, saat menghadiri deklarasi Subang Kita Hijau (SKH), Sabtu (17/10).


“PKB sebagai Green Party mendorong kadernya untuk aktif secara sistematis mengembangkan program-program yang berkaitan dengan penghijauan dan lingkungan hidup," ujar Maman Imanulhaq.

Deklarasi SKH yabt diselenggarakan di Saung Dangiang Dongdo Subang ini diprakarsai oleh sejumlah kader PKB Subang.

Antara lain Bambang Herlambang yang didaulat sebagai Ketua SKH. Ia menuturkan bahwa Kader PKB dari 30 Kecamatan di Subang merasa terpanggil untuk meneguhkan moralitas dan tanggung jawab untuk menghijaukan Subang.

Senada, anggota DPRD Kabupaten Subang dari FPKB, H Wahar dan tokoh-tokoh PKB lintas generasi. Ia menyatakan dukungan penuh gerakan SKH.

“Saya mendukung penuh Subang Kita Hijau (SKH) ini untuk segera memformalkan legalitas dan menyusun green programnya," ujar Wahar.

Sekadar informasi, Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq pada kesempatan tersebut sekaligus dalam rangka reses di Subang. Maman juga berkunjung ke Pengrajin Kasur lantai dan Bantal di Sumbersari Pagaden Subang dan Green House yang dikelola PAC Muslimat NU Purwadadi di Desa Panyingkiran.

Didampingi Ketua Muslimat NU Subang, Hj. Iis Salamah, Maman turut memotivasi para pengrajin dan petani untuk memanfaatkan tekhnologi komunikasi dan medsos serta bersinergi dengan berbagai pihak untuk memajukan usahanya.

“Pandemi ini momentun kita untuk tetap bangkit dan melakukan kreasi dan inovasi untuk menguatkan ketahanan ekonomi”, demikian Maman Imanulhaq yang juga Pengasuh Pesantren Al-Mizan Jatiwangi ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya