Berita

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Demo Tolak UU Cipta Kerja, Jerry Massie Ingatkan Bahaya Penunggang Gelap

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 21:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rangkaian demonstrasi besar-besaran menolak pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja di berbagai kota di penjuru tanah air menyisakan sejumlah catatan.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie mengatakan, demonstrasi yang dilakukan murni untuk menyuarakan keresahan masyarakat adalah hal yang wajar.

Namun, dia menyayangkan sejumlah demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang terjadi belakangan ini berakhir rusuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak.


Jerry menilai ada kelompok dengan niat terselubung dalam demo yang berakhir rusuh itu. Pemerintah dan aparat Kepolisian diminta mewaspadai provokator yang mencoreng substansi unjuk rasa.

“Yang bahaya ada penunggang gelap,” kata Jerry kepada wartawan, Kamis (14/10).

Jerry mengatakan, demonstrasi menolak UU Cipta Kerja bisa saja dimanfaatkan pihak yang ingin memperjuangkan kepentingan sempit pribadi atau kelompoknya.

Golongan ini bisa jadi sengaja menyulut emosi atau sengaja membuat demo untuk kepentingan politis.

“Kalau sudah menjurus ke anarkisme maka itu tidak diperkenankan,” katanya.

Jerry pun mengusulkan penolakan UU Ciptaker tidak disampaikan melalui demonstrasi. Pihak yang kontra terhadap regulasi sapu jagat ini bisa menggelar dialog dengan pemerintah dan DPR.

“Bisa dengan gelar dialog. Itu lebih santun dan terhormat,” demikian Jerry.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya