Berita

Komisioner KPU Ngawi, Aman Ridho Hidayat/RMOLJatim

Politik

KPU Ngawi Belum Pasang APK Pilkada, Warga Bingung Siapa Paslonnya

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 16:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski sudah dua pekan masa kampanye, sejak digulirkan pada 26 September lalu, hingga kini Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon peserta Pilkada 2020 belum tampak terpasang di sejumlah titik di wilayah Ngawi.

Padahal, dalam aturan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 sudah diatur sedemikian rupa terkait APK yang difasilitasi oleh KPU.

"Kayaknya Pilkada saat ini terkesan senyap tanpa gambar atau APK. Seharusnya ketika kampanye sudah digelar dibarengi pemasangan gambar paslon," kata Turmudzi, salah satu warga Ngawi, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (14/10).


Ia pun menilai keterlambatan atau tidak dipasangnya APK, secara politis merugikan masyarakat selaku pemilih. Mengingat keberadaan KPU harus intens melakukan sosialisasi yang utuh tentang Pilkada.

"Kita itu butuh sosialisasi siapa paslon dan kapan pelaksanaan pencoblosan. Di Ngawi ini sangat terkesan senyap. Kalau beralasan teknis dan aturan ya monggo, akan tetapi kita mengharapkan sosialisasi yang fair," jelasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Ngawi Divisi Teknis, Aman Ridho Hidayat  menjelaskan, keterlambatan pemasangan APK memang karena berbagai faktor. Mulai dari pengadaan barang hingga lelang APK yang membutuhkan waktu hingga sepekan.

Belum lagi desain foto paslon harus disetujui baik dari paslon maupun menyesuaikan regulasi KPU.

"Keterlambatan itu dilatarbelakangi persoalan teknis dari pengadaan sampai pada persetujuan gambar atau desain foto paslon. Memang saat ini yang terpasang baru APK jenis billboard," ungkap Ridho.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya