Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat diwawancarai oleh DPP Partai Gerindra/Repro

Politik

Prabowo Subianto: Ada Pejabat-pejabat Yang Kadang Tidak Berpikir Kepentingan Bangsa

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 08:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyoroti budaya birokrasi di Indonesia yang sulit dan rumit. Menurutnya, hal itulah yang membelenggu Indonesia untuk maju dan berkembang.

Berbicara dalam wawancara khusus dengan DPP Partai Gerindra, Prabowo mengaku kerap menghadapi kesulitan dalam hal birokasi, yang juga menurutnya juga dihadapi oleh para menteri kabinet Presiden Joko Widodo lainnya.

"Memang di Indonesia ini ada budaya yang saya nggak tahu dari mana. (Seolah-olah) kalau bisa dibikin susah, kenapa dibikin gampang? Ya kan?" kata Prabowo, seperti dikutip oleh redaksi pada Selasa (13/10).


Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut, persoalan tersebutlah yang membuat Presiden Jokowi naik pitam dalam beberapa waktu terakhir.

"Sampai Presiden marah-marah, ya kan? Susah itu. Kalau ditanya kesulitan, ya menghadapi mental-mental semacam ini," lanjutnya.

"Jadi di depan 'Siap, Pak! Siap, Pak!', di belakang cari alasan. Pandai-pandai itu, banyak pejabat indonesia pandai mencari 200 alasan untuk mengatakan 'Tidak'," imbuh dia.

Berbagai persoalan-persoalan tersebut menurutnya yang membelenggu kemajuan negara itu sendiri.

Walaupun mengecewakan, tapi Prabowo menuturkan ia terus berusaha sabar dan memberikan penjelasan.

"Tapi kita sabar, kita lobi, kita kasih penjelasan. Tapi kadang-kadang bener-bener mengecewakan gitu ya. Ada pejabat-pejabat yang kadang-kadang tidak berpikir (kepentingan) bangsa, hanya berpikir sektornya saja," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya