Berita

Menteri Luar Negeri Armenia, Zohrab Mnatsakanyan/Net

Dunia

Azerbaijan Terus Serang Nagorno-Karabakh Tanpa Henti, Menlu Armenia: Ini Agresi Yang Keji!

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Armenia dan Artsakh mengecam pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Azerbaijan dengan terus membombardir Nagorno-Karabakh.

Kepala layanan pers Kementerian Luar Negeri Artsakh, Artak Nersisyan mengatakan serangan yang dilakukan oleh Azerbaijan yang berlangsung sejak Sabtu (10/10) merupakan pelanggaran komitmen.

"Kami mengutuk serangan yang sedang berlangsung oleh pejabat Baku, khususnya serangan rudal terhadap pemukiman sipil, termasuk ibukota Stepanakert," kata Nersisyan, seperti dikutip Armen Press.


"Komunitas internasional harus mengambil semua langkah yang mungkin untuk memaksa Azerbaijan memenuhi komitmennya," sambung dia.

Menteri Luar Negeri Armenia, Zohrab Mnatsakanyan juga mengecam pelanggaran gencatan senjata yang sudah ia sepakati bersama dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan dan Rusia di Moskow.

Melalui tweet-nya, Mnatsakanyan mengatakan, berdasarkan hasil pernyataan bersama pada Jumat (9/10), Azerbaijan dan Armenia akan berhenti melakukan serangan atas dasar kemanusiaan mulai Sabtu (10/10) pukul 12.00 waktu setempat.

"Azerbaijan terus menyerang Nagorno-Karabakh setelah pukul 12 siang hari ini, melanggar komitmen mereka. Stepanakert dibom sekarang. Ini adalah agresi yang keji," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya