Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Akui Sudah Tak Lagi Dapat Pengobatan Covid-19, Trump Ingin Sebar Regeneron Gratis

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 06:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah mengumumkan diri akan melanjutkan kampanye, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku sudah tidak melakukan pengobatan untuk Covid-19.

Trump yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Jumat (2/10), telah mendeklarasikan diri bahwa tubuhnya dalam kondisi yang sangat kuat sehingga tidak perlu mengonsumsi obat atau mendapatkan perawatan Covid-19 sejak Jumat (9/10).

Dalam sebuah wawancara di Fox's Tucker Carlson Tonight pada Sabtu (10/10), Trump juga mengaku telah diuji ulang untuk virus corona, namun belum mengetahui hasilnya.


Tetapi dimuat The Independent, presiden AS ke-45 itu percaya diri jika hasilnya telah negatif.

Ketika ditanya mengenai pengalamannya saat berada di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, Trump mengaku hanya mengalami kelelahan.

"Hidup saya didasarkan sedikit pada energi dan Anda tidak memilikinya. Itu bisa menyebabkan hal-hal buruk sejak saat itu, saya tidak tahu, saya pikir saya beruntung dengan obat tertentu," terang Trump sembari menyebutkan obat andalannya, Regeneron.

"Setelah saya mendapatkan Regeneron, dalam waktu sekitar 24 jam saya merasa sangat berbeda. Saya pikir saya bisa meninggalkan rumah sakit lebih awal," jelas Trump.

Meski terlihat cukup ampuh menangani Covid-19, Regeneron sendiri masih dalam tahap uji coba. Para ahli juga masih meragukan dan mengatakan masih terlalu dini untuk menyebut obat itu benar-benar efektif.

Tetapi, Trump mengaku ingin mendistribusikan obat tersebut secara gratis pada semua orang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya