Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Khawatir Demo Jadi Klaster Covid-19, DPR: Wahai Pejuang, Periksalah Kalau Alami Gejala Batuk Demam

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 23:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh rumah sakit di Indonesia perlu jaga-jaga terkait kemungkinan adanya lonjakan kasus positif baru Covid-19 pasca demo besar-besaran yang terjadi di sejumlah daerah kemarin.

"Kita jangan lengah karena ada potensi aksi unjuk rasa kemarin memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19. Karena itu, saya mengimbau agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera melakukan langkah antisipasi dengan menyiagakan rumah sakit. Ini perlu segera dilakukan, jangan sampai terlambat," kata anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10).

Di sisi lain, legislator PDIP ini juga mengimbau kepada para buruh, mahasiswa dan pengunjuk rasa lainnya yang merasakan gejala-gejala Covid-19 seperti batuk, demam dan lainnya agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang ada.


"Saudara-saudara kita yang melakukan unjuk rasa kemarin adalah pejuang. Tapi jangan lupa, kesehatan dan keselamatan jiwa adalah hal yang utama. Jadi sekali lagi, jangan lengah, jika mengalami gejala Covid-19, segera periksakan diri," katanya.

Dikatakan Handoyo, sikap mawas diri terhadap kemungkinan terpapar virus corona saat mengikuti aksi unjuk rasa perlu jadi perhatian semua pihak, khususnya para pengunjuk rasa.

"Jika ada peserta demo yang ternyata positif, tentu bisa segera dilakukan  tracing agar tidak virus tersebut tidak menyebar dan menjadi klaster besar di kemudian hari," lanjutnya.

Namun demikian, hal itu juga perlu didukung oleh Kementerian Kesehatan, pemerintah pusat, dan daerah agar bisa bekerja sama meminimalkan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19, menyusul aksi unjuk rasa kemarin.

"Sekali lagi, yang berunjuk rasa kemarin adalah anak bangsa yang kesehatan dan keselamatannya harus terlindungi," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya