Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Sindir Anies, Yunarto: Bingung Kalau Ada Kepala Daerah Yang Nggak Marah Assetnya Dibakar Massa

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 22:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aksi unjuk rasa menolak omnibus law undang-undang cipta kerja  pecah di sejumlah daerah di Indonesia. Massa aksi pun melampiaskan kekecewaannya itu dengan merusak dan membakar fasilitas umum.

Kepala daerah yang wilayahnya terjadi aksi unjuk rasa, mendatangi demonstran untuk menenangkan massa sekaligus mengecek fasilitas yang dirusak.

Seperti yang dilakukan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Dirinya bahkan sempat memarahi pendemo yang merusak fasilitas kotanya itu.


Berbeda dengan Risma, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menemui pendemo dan mengecek fasilitas umum yang rusak.

Namun Anies menghadapi pendemo dengan tenang meskipun kerusakan yang dialami Jakarta merugikan puluhan miliar.

Atas kejadian tersebut, Direktur lembaga survei Charta Politika Yunarto Wijaya mengaku bingung dengan sikap kepada daerah yang tidak marah  melihat kotanya dirusak.

"Bingung kalau ada kepala daerah nggak marah asset-assetnya dirusak atau dibakar, terlepas apapun sikapnya terhadap Omnibus Law, itu dua hal yang berbeda," sindir Yunarto melalui akun Twitter miliknya, Jumat (9/10).

Cuitan Yunarto itu pun mengundang respon yang beragam dari warganet. Ada yang mendukung pernyataannya, namun tidak sedikit yang menolak.

"Bingung kalau ada kepala negara lebih memilih datengin bebek di banding datengin pendemo," balas netizen dengan akun @bestsales18

"Marah-marah sama orang yang lagi marah karena kehidupannya dicekik nggak bermanfaat. Yang diperlukan empati," ungkap warganet lain pemilik akun @Yanua02.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya