Berita

Bagian dalam Katedral Ghazanchesots yang hancur setelah serangan Azerbaijan/Net

Dunia

Meski Tahu Ada Wartawan Dan Warga, Azerbaijan Tetap Lancarkan Serangan Ke Katedral Ghazanchesots

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 17:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah wartawan dan warga di Nagorno-Karabakh atau Artsakh menjadi saksi mata bagaimana drone Azerbaijan menghantam Katedral Ghazanchetsots hingga hancur meledak.

Mengutip pernyataan Kantor Pembela Hak Asasi Manusia Artsakh pada Kamis (8/10), Armen Press melaporkan, satu di antara tiga wartawan Rusia yang berada di sana terluka dalam kondisi yang kritis.

ketika insiden tersebut terjadi, para wartawan banyak berkumpul di katedral untuk meliput serangan bom di sana. Namun ketika itu, sebuah pesawat tanpa awak atau UAV berada di atas mereka dan tiba-tiba menghantam katedral dan ledakan terjadi untuk kedua kalinya.


"Warga dan wartawan yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan serangan diikuti oleh sebuah UAV yang terbang di atas katedral untuk beberapa waktu yang kemudian menghantam katedral itu," ujar Kantor Pembela HAM.

"Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa Angkatan Bersenjata Azerbaijan melakukan serangan ini meski mengetahui ada wartawan di dalamnya," tambah kantor itu.

Selain melakukan serangan kedua kalinya ke katedral, Azerbaijan juga dilaporan menyerang sebuah situs di dekat Masjid Shushi.

Menurut para aktivis HAM, serangan Azerbaijan telah melanggar hukum internasional dan merupakan kejahatan terhadap perang serta kemanusiaan.

Selain wartawan Rusia, sejumlah wartawan lainnya juga terluka dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, dua wartawan Prancis terluka dalam serangan yang dilakukan Azerbaijan ke Martakert. Salah satu di antaranya saat ini dalam kondisi kritis.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya