Berita

Lurah Benda Baru, Saidun tertunduk saat dicecar anggota DPRD Tangsel perihal chat berbau SARA/RMOLBanten

Politik

Dicecar Anggota DPRD Tangsel Soal Isu SARA, Ini Jawaban Lurah Benda Baru

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 12:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lurah Benda Baru, Saidun, yang melempar isu Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA) di tengah Pilkada Tangsel sontak menjadi perhatian masyarakat.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangsel, sikap Saidun tersebut dinilai dapat memecah belah kerukunan umat beragama di Tangsel.

Lurah Saidun kemudian dimintai menjelaskan duduk persoalan hingga ia bisa menyampaikan pesan seperti itu di hadapan para anggota DRPD Tangsel di ruang aspirasi, Kamis (8/10).


Di hadapan pimpinan rapat pertemuan, Lurah Saidun berkilah jika pesan tersebut tidak mutlak darinya. Dan, Lurah Saidun dengan tegas mengatakan tidak akan menjawab.

"Dari awal saya kaget ada WhatsApp ataupun telepon dari beberapa teman terkait apa yang beredar. Begitu juga saya terima kasih kepada pimpinan rapat yang sudah mengingatkan untuk mengkonfirmasikan apakah benar atau tidak? Dan mohon maaf tidak saya jawab. Karena kenapa, saya tidak tahu jelas yang sebenarnya itu persoalannya," jelas Lurah Saidun di Ruang Aspirasi.

Bahkan, Lurah Saidun sempat mengatakan, jika isu SARA yang tertera pada potongan gambar di aplikasi WA hanyalah sebuah candaan yang sudah terjadi 2-3 bulan yang lalu.

"Hari ini akan ada penjelasannya, pertama kali saya dikatakan tidak memiliki rasa nasionalisme dengan membaca berita dan saya kaget loh kenapa ini berita muncul. Sementara ini adalah konsumsi di talim kurang lebih 2-3 bulan lalu. Kalau tidak salah kita sempat ngaji di talim dengan hal-hal sambil mengaji sambil ada candaan seperti itu. Dan saya jawab apa adanya sesuai dengan pengajian tersebut. Dan bukan semata-mata ini mutlak dari saya," ungkapnya.

Mendengar penjelasan Lurah Saidun, pimpinan rapat yakni anggota Komisi I DPRD Tangsel, Drajat Sumarsono dan anggota dewan yang hadir juga geram. Karena, sangat jelas pesan yang dikirim Saidun tersebut tertanggal pada 6 September 2020 pada pukul 08.52 WIB.

Setelah dicecar dan adanya bukti yang dimiliki, Lurah Saidun akhirnya mengakui jika hal itu terjadi pada 1 bulan lalu.

"Memang betul itu tulisan saya dan mohon maaf, seingat saya sudah buang data-data itu dan saya sadar karena akan ada efek ke depannya. Saya mohon maaf atas kekhilafan ini dan saya mohon maaf kalau ternyata itu satu bulan yang lalu kejadiannya," ucap Saidun, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Saat melakukan hal itu, Saidun mengakui bahwa ia tak melihat dirinya sebagai lurah atau pejabat di Kota Tangsel.

"Saya ketika majlis taklim itu tak bertugas, dan bertindak sebagai jamaah," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya