Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Tuding Para Veteran Dan Keluarganya Jadi Sumber Penyebaran Virus Corona Di Gedung Putih

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuding para veteran anggota militer dan keluarga mereka telah menjadi sumber penyebaran virus corona baru di Gedung Putih.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox Business pada Kamis (8/10), Trump menuding sekelompok keluarga Gold Star telah kemungkinan besar menjadi sumber infeksi terhadap dirinya.

Gold Star adalah sekelompok keluarga anggota militer yang kerabatnya telah meninggal saat bertugas.


Pada sebuah acara di Gedung Putih pada 27 September, Trump mengatakan, mereka kerap mendekatinya, meminta untuk memeluknya dan menciumnya.

"Mereka ingin memeluk saya dan mereka ingin mencium saya. Dan mereka melakukannya. Dan sejujurnya, saya tidak menyuruh mereka mundur. Saya tidak melakukannya, tapi saya katakan itu jelas berbahaya," kata Trump.

Setelah acara untuk keluarga militer, banyak pemimpin senior Pentagon yang hadir dan beberapa tamu disana dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, termasuk Wakil Komandan Penjaga Pantai Laksamana Charles Ray, Ibu Negara Melania Trump, Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark A. Milley, dan beberapa pemimpin lainnya yang saat ini telah dikarantina.

Meski begitu, muncul juga dugaan sumber infeksi berasal dari acara satu hari sebelumnya, pada 26 September. Ketika itu Trump mengumumkan pencalonan Amy Coney Barrett sebagai Hakim Agung.

Dalam acara tersebut, banyak pembantu Trump dan beberapa senator Republik yang terinfeksi Covid-19.

Baik acara para keluarga veteran maupun pengumuman Barret, Gedung Putih sendiri tidak berbuat banyak untuk melakukan pelacakan kontak para tamu.

Pekan lalu, Trump juga menuding marinir dan anggota dinas lainnya, serta petugas polisi, mungkin telah menginfeksi salah satu penasihat utamanya, Hope Hicks.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya