Berita

Aksi protes anti-rasisme di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat/Net

Dunia

Tersangka Utama Pembunuhan George Floyd Dibebaskan, Minneapolis Kembali Dilanda Protes

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Minneapolis kembali diguncang protes anti-rasisme setelah pelaku utama pembunuhan pria kulit hitan George Floyd yang merupakan mantan polisi Derek Chauvin dibebaskan dari penjara.

Dilaporkan Sputnik, para pengunjuk rasa kembali turun ke jalan-jalan di Minneapolis Minnesota pada Kamis (8/10). Mereka meneriakan keadilan bagi Floyd.

Floyd meninggal dunia pada 25 Mei 2020 setelah beberapa petugas polisi kulit hitam menahannya. Chauvin sendiri mendorong Floyd ke lantai dan menekan leher pria kulit hitam tersebut dengan lututnya selama 8 menit 46 detik.


Floyd sendiri dikabarkan sempat mengaku sulit bernapas, tetapi Chauvin tidak menghiraukan hal tersebut.

Chauvin bersama tiga rekannya menghadapi dakwaan atas pembunuhan terhadap Floyd. Sementara video mengenai penahanan Floyd tersebar di media sosial dan memicu kemarahan rakyat Amerika.

Protes anti-rasisme dengan kampanye Black Lives Matter kemudian tersebar ke seluruh penjuru negeri. Protes serupa juga muncul di beberapa negara lain.

Chauvin dianggap sebagai tersangka utama dalam pembunuhan Floyd. Namun ia dibebaskan dari penjara Oak Park Heights pada Rabu (7/10) dengan uang jaminan sebesar 1 juta dolar AS. Ia dijadwalkan untuk mengikuti sidang pada Maret 2021.

Sementara itu, mantan perwira lain di tempat kejadian, Thomas Lane, J. Kueng dan Tou Thao, dibebaskan dan menunggu persidangan setelah mengirimkan uang jaminan masing-masing 750 ribu dolar AS. Mereka dituduh membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya