Berita

Wakil Sekjen Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Demo Buruh Diduga Ditunggangi, Begini Kata Politikus Golkar

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi demo buruh pada hari ini dan kemarin dianggap sebagian pihak telah ditunggangi oleh oknum-oknum yang berusaha memanfaatkan situasi pandemi dan disahkannya UU Cipta Kerja untuk meraup suara, baik di Pilkada 2020 maupun di Pilpres 2024 mendatang.

Terkait anggapan tersebut, anggota fraksi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily, menyikapinya dengan bijak. Dia tidak mau berprasangka buruk.

“Saya tidak mau menuduh, tapi seharusnya situasi seperti sekarang ini, apalagi di era pandemi Covid-19, harus dimanfaatkan momentumnya untuk memperbaiki berbagai persoalan yang kita hadapi, yaitu tadi soal regulasi,” kata Ace kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/10).


Wasekjen Partai Golkar ini meminta para buruh yang keberatan dengan lahirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja untuk mempelajarinya dengan seksama sebelum melakukan demonstrasi.

“Yang kedua tentu untuk masyarakat, kalau ingin menyampaikan keberatan itu hak mereka. Tapi tolong sekali lagi, (UU Ciptaker) dipahami, diteliti secara seksama, dipelajari secara seksama. Jangan sampai terpengaruh berbagai macam informasi di medsos yang tidak akurat,” katanya.

Disinggung mengenai banyaknya buzzer yang bermain untuk memantik emosi para buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa hari ini, Ace mempertanyakan maksud dan tujuan mereka yang sesungguhnya dibalik itu.

“Artinya mereka juga tidak jujur, dengan informasi yang sesungguhnya. Kalau mereka menyampaikan informasi yang tidak akurat, pertanyaannya kan ada sesuatu yang perlu dipertanyakan. Maksud politik apa menebarkan isu-isu yang memang tidak tepat itu,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya