Berita

Uji coba peluncuran rudal hipersonik Zircon dari fregat Laksamana Groshkov di Laut Putih pada Selasa, 6 Oktober 2020/Net

Dunia

Vladimir Putin Rayakan Ultah Ke-68 Dengan Peluncuran Rudal Hipersonik Zircon

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hari ulang tahun (HUT) Presiden Rusia, Vladimir Putin dirayakan dengan sebuah peristiwa bersejarah, yaitu uji coba peluncuran rudal hipersonik.

Tepat pada Rabu (7/10), Putin yang genap berusia 68 tahun memuji uji coba rudal jelajah hipersonik baru yang dinamakan Zircon itu.

Walaupun hanya menyaksikan secara virtual, tetapi Putin tampak puas dengan peluncuran yang ia gambarkan sebagai "peristiwa besar" tersebut.


Berbicara kepada Putin melalui panggilan video, Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov mengatakan, uji coba peluncuran yang dilakukan dari fregat Laksamana Groshkov yang terletak di Laut Putih pada Selasa (6/10) telah berhasil.

Gerasimov menyebut, rudal itu berhasil mencapai target di Laut Barents.

"Memperlengkapi angkatan bersenjata kita, angkatan darat dan angkatan laut, dengan sistem senjata terbaru yang benar-benar tak tertandingi pasti akan memastikan kemampuan pertahanan negara kita dalam jangka panjang," kata Putin.

Dalam sambutan yang disiarkan di televisi, Putin juga menyampaikan kembali kebanggaannya atas peluncuran itu.

"Ini adalah peristiwa besar yang tidak hanya muncul dalam kehidupan angkatan bersenjata tetapi juga untuk seluruh Rusia, seluruh negeri," kata Putin.

Pada 2019, Putin mengatakan Zircon akan mampu terbang dengan sembilan kali kecepatan suara dan memiliki jangkauan 1.000 km.

Rudal tersebut menempuh jarak 450 km dalam empat setengah menit setelah mencapai kecepatan hipersonik lebih dari Mach 8.

Putin sebelumnya berpendapat bahwa Rusia harus mengembangkan senjata baru sebagai tanggapan atas pengembangan sistem pertahanan rudal AS yang mengancam akan mengikis penangkal nuklir Rusia.

Gerasimov mengatakan, uji coba Zircon akan terus dilakukan hingga rudal hipersonik tersebut dapat dikerahkan di kapal dan kapal selam Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya