Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Dunia

Prabowo Dirumorkan Akan Kunjungi AS, Begini Tanggapan Jubir Dahnil Anzar Simanjuntak

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kabar mengenai kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) yang akan dilakukan pada akhir bulan ini masih belum jelas.

Baru-baru ini muncul laporan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah memberikan visa kepada Prabowo setelah sebelumnya dilarang masuk.

Laporan tersebut dirilis oleh Politico oleh Nahal Toosi pada Selasa (6/10), mengutip sumber anonim dari Departemen Luar Negeri AS.


Dalam laporannya, Toosi menyebut, Prabowo diperkirakan akan mengunjungi AS pada akhir Oktober 2020.

"Prabowo diperkirakan akan berkunjung sekitar akhir bulan ini. Ia telah lama masuk daftar hitam AS karena dugaan perannya dalam pelanggaran HAM beberapa dekade lalu," terang Toosi.

Sejauh ini, Departemen Luar Negeri AS menolak untuk memberikan komentar. Tidak jelas juga agenda Prabowo dalam kemungkinan kunjungannya ke AS itu.

Hal yang sama juga disampaikan oleh jurubicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Kamis (8/10), Dahnil mengaku belum bisa memberikan informasi mengenai kunjungan tersebut.

Alih-alih, ia mengatakan, Prabowo terus berkomitmen menjalankan roda diplomasi pertahanan ke berbagai negara.

"Pak Prabowo berkomitmen untuk terus memaksimalkan diplomasi pertahanan dengan banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, China, negara-negara Eropa maupun negara-negara di kawasan," kata Dahnil.

"Terkait dengan kunjungan ke Amerika Serikat sebagaimana dipertanyakan teman-teman Media, saya belum bisa update segera, bila ada informasi akan segera saya sampaikan," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya