Berita

Debat wakil presiden AS di Salt Lake City pada Rabu, 7 September 2020/Net

Dunia

Soal Penanganan Pandemi Oleh Trump, Kamala Harris: Rakyat Amerika Telah Menyaksikan Kegagalan Terbesar Dalam Sejarah

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 08:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Debat wakil presiden Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Salt Lake City pada Rabu malam (7/10) waktu setempat, dimulai dengan serangan Kamala Harris terhadap buruknya penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintahan Donald Trump dan Mike Pence.

"Rakyat Amerika telah menyaksikan kegagalan terbesar dari pemerintahan kepresidenan mana pun dalam sejarah negara kita," kata Harris dalam siaran langsung CBS News.

Harris mengatakan, kegagalan pemerintahan Trump membuat 210 ribu orang Amerika meninggal dunia, lebih dari 7 juta terinfeksi. Di sisi lain, 30 juta orang harus kehilangan pekerjaan.


Dalam pernyataannya, Harris juga menyoroti bagaimana Trump dan pence sebenarnya telah mengetahui berbahayanya virus corona sejak 28 Januari 2020.

"Mereka tahu dan mereka menutupinya. Presiden bilang mereka meminimalkan keseriusan," tambah Harris sembari memandang Pence yang menggelengkan kepalanya karena tidak setuju. 

Senator dari California tersebut mengatakan, jika Joe Biden dan dirinya terpilih, maka sudah ada serangkaian rencana untuk penanganan Covid-19.

Saat giliran berbicara, Pence menanggapi Harris dengan keberhasilan Trump yang menutup perjalananan dari dan ke China sejak awal.

"Bangsa kita telah melalui waktu yang sangat menantang tahun ini. Tapi saya ingin rakyat Amerika tahu bahwa sejak hari pertama, Presiden Donald Trump telah mengutamakan kesehatan Amerika," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya