Berita

Data perusahaan yang telah disidak Disnakertransgi DKI Jakarta/Repro

Nusantara

3 Pekan Pengetatan PSBB, Disnaker DKI Tutup 174 Perusahaan

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta yang telah berjalan selam 3 pekan berujung buruk bagi banyak perusahaan.

Bukan karena perusahaan-perusahaan tersebut terdampak secara ekonomi. Tapi lebih karena telah melanggar protokol kesehatan atau terdapat karyawan yang positif Covid-19 hingga akhirnya harus ditutup untuk sementara.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, sejak 14 September hingga 5 Oktober 2020, sebanyak 174 perusahaan di ibukota telah ditutup karena terbukti melanggar protokol kesehatan di masa pengetatan PSBB.


"Dari 928 perusahaan yang disidak, 174 dilakukan penutupan sementara dan untuk sanksi berupa denda sampai hari ini belum dikenakan," jelas Kepala Disnakertransgi, Andri Yansyah, melalui keterangan tertulis, Rabu (7/10).

Andri pun merinci, dari 174 perusahaan itu, sebanyak 112 perusahaan ditutup karena didapati pegawainya terpapar Covid-19, dan 62 perusahaan ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun, 112 perusahaan yang pegawainya terpapar virus corona terdiri dari 15 perusahaan berada di Jakarta Pusat, 20 perusahaan di Jakarta Barat, 11 perusahaan di Jakarta Utara, 18 perusahaan di Jakarta Timur, dan 48 perusahaan di Jakarta Selatan.

Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 88/2020, pasal 9 huruf f, bagi perusahaan yang didapati karyawannya terpapar virus Corona harus dilakukan penutupan sementara selama 3 hari.

Selama penutupan dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan desinfektan dan dilakukan tracing bagi mereka yang termasuk kontak erat.

Sedangkan, 62 perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 meliputi 26 perusahaan di Jakarta Pusat, 7 perusahaan di Jakarta Barat, 4 perusahaan di Jakarta Utara, 10 perusahaan di Jakarta Timur, dan 15 perusahaan di Jakarta Selatan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya