Berita

Roket Falcon 9 diluncurkan dari Pusat Antariksa Kennedy/Net

Dunia

Empat Kali Tertunda, SpaceX Akhirnya Bisa Luncurkan 60 Satelit Starlink

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 14:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan teknologi pesawat ruang angkasa milik Elon Musk, SpaceX, kembali melakukan peluncuran satelit.

Bertempat di Pusat Antariksa Kennedy NASA di Florida pada Selasa malam (6/10), roket Falcon 9 meluncur membawa 60 satelit Starlink ke orbit sebagai bagian dari sistem konstelasi satelit internet.

Peluncuran tersebut merupakan upaya kelima SpaceX setelah serangkaian pembatalan karena kondisi cuaca yang buruk/


Perusahaan mengatakan satelit akan membantu mengirimkan broadband berkecepatan tinggi ke lokasi di mana akses internet biasanya tidak dapat diandalkan, mahal atau sama sekali tidak tersedia.

"Setelah kebakaran hutan yang menghancurkan wilayah negara bagian pada Agustus, responden pertama di sana telah menggunakan layanan tersebut untuk tujuan mereka dan untuk membantu membawa penduduk layanan internet Malden sementara mereka membangun kembali komunitas mereka," kata SpaceX dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip 9News.

Setelah diluncurkan, sekitar pukul 7.29 pagi waktu setempat, booster kembali ke Bumi, mendarat di salah satu kapal drone Space X di Samudra Atlantik hanya 9 menit kemudian.

Satu jam setelah lepas landas, satelit Starlink dilaporkan telah dikerahkan ke orbit.

Falcon 9 adalah roket kelas orbital pertama di dunia yang dapat digunakan kembali, yang berarti ia mampu terbang kembali.

Peluncuran kemarin menandai misi ke-17 SpaceX pada 2020, penerbangan Falcon 9 ke-94 dan penerbangan ke-43 dari pendorong roket yang pernah diterbangkan sebelumnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya