Berita

Aksi mahasiswa/Net

Politik

Taufik Rendusara: Pak Jokowi, Are You Waiting For Punch Line?

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gelombang aksi penolakan digaungkan oleh mahasiswa dan kelompok buruh dari berbagai wilayah di Indonesia atas pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR awal pekan ini.

Politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara melalui akun Twitter miliknya membeberkan sejumlah aksi yang dilakukan mahasiswa dan para buruh di berbagai wilayah.

Dalam unggahan itu, tampak terlihat sebuah bentrokan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian yang disebut terjadi di depan Taman Cikapayang, Dago, Bandung.


"Bandung membara, mahasiswa bangkit dari kubur, rakyat siap mendukung," tulisnya seperti dikutip redaksi, Rabu (7/10). 

Aksi mahasiswa itu dilanjutkan dengan mendatangi Gedung DPRD Bandung. Aksi para mahasiswa di Bandung ini juga berujung pada aksi pengerusakan mobil aparat kepolisian. 

“Larangan demo ke DPR menyebabkan penyampaian aspirasi diarahkan ke tempat wakil rakyat yang lain, yaitu Gedung DPRD. Harus dibayar mahal karena seluruh Indonesia akan terjadi gejolak massa yang besar," tutur pria yang akrab disapa Tope itu.

Tidak hanya itu, di Tanggerang para buruh juga turun ke jalan melakukan demonstrasi penolakan terhadap RUU Cipta Kerja.

Atas alasan itu, Tope meminta Presiden Joko Widodo segera menyadari gelombang aksi ini.

"Turunlah Pak Jokowi, anda tidak layak jadi presiden Indonesia. Are you waiting for punch line?" tutup Tope mengakhiri cuitannya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya