Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

Tidak Terima Mikrofon Irwan Dimatikan Puan, Demokrat: Dulu Kau Menangis Saja Kami Beri Wajan Penghormatan

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 08:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rapat paripurna pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja pada Senin (5/10) menyisakan drama tersendiri. Salah satu yang ramai dibicarakan adalah drama mikrofon.

Sejumlah anggota dewan yang sedang berbicara mewakili fraksi untuk menyampaikan pandangan terkait RUU Ciptaker harus terputus. Ucapan mereka terhenti lantaran pimpinan sidang mematikan mikrofon yang digunakan untuk berbicara secara otomatis.

Yang paling disoroti adalah saat politisi Partai Demokrat, Irwan Fecho menyampaikan interupsi untuk meminta penundaan pengesahan. Di saat Irwan Fecho sedang berbicara, pimpinan sidang Azis Syamsuddin tampak berkomunikasi dengan Ketua DPR Puan Maharani yang juga memimpin rapat.


Setelah bisikan itu, Puan tampak mengarahkan tangan ke depan papan mikrofonnya dan seketika suara mikrofon yang dipakai Irwan terhenti.

Aksi ini pun mendapat banyak tentangan keras dari Partai Demokrat. Salah satunya oleh Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief.

“Anggota Fraksi Demokrat sedang bicara, tiba-tiba mic dimatikan. Dulu kau menangis saja kami berikan tampungannya dalam wajan-wajan penghormatan. Puan Marahani,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi.

Sementara sindiran halus disampaikan politisi Demokrat Imelda Sari. Dia mempertanyakan keberlangsungan demokrasi di negeri ini.

“Gambar berbicara, saat anggota Fraksi Demokrat, Irwan Fecho bicara menyampaikan sikap anggota, mic dimatikan oleh Pimpinan DPR. This is democracy?” tanyanya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya