Berita

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pom

Dunia

Donald Trump Jatuh Sakit, Menlu Pompeo Banyak Hapus Jadwal Safari Di Asia

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 11:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menyatakan bahwa ia dan istrinya positif terinfeksi Covid-19 ternyata membawa cukup banyak perubahan dalam pemerintahan.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dikabarkan akan memangkas safarinya di Asia pada pekan depan.

Dimuat Reuters, Pompeo telah mengahapus Mongolia dan Korea Selatan dari jadwal safarinya yang akan berlangsung mulai dari 4 hingga 8 Oktober 2020.


Namun, seperti dalam pernyataan Departemen Luar Negeri, Pompeo masih tetap berangkat ke Tokyo, Jepang pada Minggu (4/10) dan kembali ke Washington pada Selasa (6/10).

Pompeo juga akan menghadiri sebuah pertemuan antara rekan-rekan menteri luar negeri India dan Australia.

Dalam pidatonya yang disampaikan hampir sebelumnya kepada Dewan Kebijakan Keluarga Florida, Pompeo mengatakan dia dalam keadaan sehat tetapi dia membatalkan penampilannya secara langsung di acara itu karena sangat berhati-hati. Dia bilang dia masih berencana pergi ke Asia.

"Anda harus tahu bahwa saya merasa baik-baik saja, saya baik-baik saja. Saya telah diuji dua kali dalam dua hari. Saya sehat seperti sebelumnya. Dan saya tetap berniat , saya memiliki perjalanan yang saya. Saya berencana untuk pergi ke Asia besok," katanya.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Luar Negeri mengatakan Pompeo mengharapkan untuk melakukan perjalanan ke Asia lagi pada Oktober dan akan bekerja untuk menjadwal ulang kunjungan tersebut dalam rencana perjalanan aslinya.

Trump mengumumkan penyakitnya pada Jumat dini hari (1/10) dari Gedung Putih ke Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed dekat Washington sekitar 17 jam setelahnya.

Dalam video yang diunggah Trump, dia mengatakan dia merasa "jauh lebih baik" tetapi beberapa hari ke depan akan menjadi "ujian nyata" untuk perawatannya untuk Covid-19.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya