Berita

Mesir menemukan peti mati kayu berusia ribuan tahun/Net

Dunia

Mesir Temukan 59 Peti Mati Kayu Berisi Mumi Berusia 2.500 Tahun

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tim arkelog Mesir dilaporkan telah menemukan 59 peti mati kayu yang diawetkan dengan baik dan tertutup. Peti-peti tersebut ternyata sudah terkubur selama lebih dari 2.500 tahun.

Penemuan tersebut adalah hasil galian di selatan Kairo di kuburan luas Saqqara, pekuburan ibu kota Mesir kuno Memphis, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO. Lokasi itu dekat dengan piramida Djoser yang berusia 4.700 tahun.

"Kami sangat senang dengan penemuan ini," ujar sekretaris jenderal Dewan Purbakala Tertinggi, Mostafa Maziri, seperti dikutip Al Jazeera.


Sejak penemuan 13 peti mati pertama diumumkan hampir tiga pekanlalu, lebih banyak lagi yang telah ditemukan di lubang di kedalaman hingga 12 meter.

Menteri Periwisata dan Purbakala Khaled al-Anani mengatakan, sejumlah peti mati tambahan yang tidak diketahui mungkin masih terkubur di sana.

Al-Anani menjelaskan, peti mati yang disegel lebih dari 2.500 tahun yang lalu itu berasal dari Periode Akhir Mesir kuno, dari sekitar abad keenam atau ketujuh SM.

"Saya telah menyaksikan pembukaan salah satu peti mati, mumi itu tampak seperti dimumikan kemarin," kata al-Anani.

Penggalian di Saqqara dalam beberapa tahun terakhir telah menemukan banyak artefak serta mumi ular, burung, kumbang scarab, dan hewan lainnya.

Penemuan peti mati tersebut adalah pengumuman besar pertama sejak wabah Covid-19 di Mesir, yang menyebabkan penutupan museum dan situs arkeologi selama sekitar tiga bulan sejak akhir Maret.

Puluhan patung juga ditemukan di daerah tersebut termasuk patung perunggu yang menggambarkan Nefertem, dewa kuno bunga teratai.

Studi pendahuluan menunjukkan bahwa sarkofagus kemungkinan besar milik para pendeta, negarawan senior, dan tokoh terkemuka dalam masyarakat Mesir kuno dari dinasti ke-26.

Semua peti mati akan dibawa ke Museum Mesir Agung yang akan segera dibuka di Dataran Tinggi Giza. Mereka akan ditempatkan di seberang aula yang menampung 32 sarkofagus tersegel lainnya untuk para pendeta dari dinasti ke-22, yang ditemukan tahun lalu di kota selatan Luxor.

Pembukaan Museum Agung Mesir yang sempat tertunda beberapa kali direncanakan pada 2021.Museum ini akan menampung ribuan artefak, dari berbagai era sejarah Mesir, dari periode pra-dinasti hingga periode Yunani-Romawi.

Mesir berharap kesibukan penemuan arkeologi dalam beberapa tahun terakhir dan museum baru akan meningkatkan sektor pariwisata vitalnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya