Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Makin Ambyar, Masak Untuk Bayar Bunga Utang Saja Harus Ngutang

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Struktur keuangan dalam APBN 2019 membuat ekonom senior DR. Rizal Ramli geleng kepala. Pasalnya, ada defisit anggaran sebesar Rp 1.188 triliun atau 51 persen APBN yang akan ditutup dengan utang.

“Makin ambyaar. Untuk bayar bunga utang saja harus ngutang,” tegas Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (4/10).

Rizal Ramli lantas menyinggung otoritas fiskal yang tidak cakap. Sebab tidak ada solusi yang dihadirkan.


Sebaliknya, tim ekonomi yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani justru selalu menimbulkan masalah baru.

“Otoritas fiskal tidak becus, tapi yg diobok-obok sektor moneter. Bukan cari solusi, malah bikin masalah baru.

“Makanya disebut menkeu “terbalik”,” tuturnya.

Pernyataan Rizal Ramli ini mengomentari kicauan dari akun @Quvvatt tentang struktur keuangan APBN 2019. Akun ini memberi sejumlah data yang diklaim berasal dari LKPP BPK.

“1. Penerimaan negara Rp 1.960 T; 2. Bunga dan cicilan utang Rp 838 T (43 persen); 3. Penerimaan net Rp 1.123 T; 4. Belanja negara Rp 2.310 T; 5. Kekurangan dana Rp 1.188 T (51 persen),” ujar akun tersebut.

“Jadi 51 persen APBN 2019 dibiayai dengan utang?” tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya