Berita

Kapal perang Kanada/Net

Dunia

Cari Gara-gara Dengan China, Kapal Perang Kanada Berlayar Lewat Selat Taiwan

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 09:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kanada tampaknya sedang bermain api dengan China. Terlihat ketika sebuah kapal perang Kanada berlayar melalui Selat Taiwan yang sudah dipastikan dapat membuat marah Beijing.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan korvet Kanada telah berlayar ke Selat Taiwan dari Laut Cina Selatan dan menuju ke arah utara setelah meninggalkan jalur air pada Sabtu (3/10).

Angkatan bersenjata Taiwan memantau kapal tersebut saat berada di selat, dalam situasi yang normal.


Dimuat Reuters, insiden tersebut bukan kali pertama. Angkatan Laut Kanada pernah berlayar melalui Selat Taiwan, termasuk pada September tahun lalu.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang menggunakan Selat Taiwan sebagai jalur reguler.

Sementara itu, China cenderung mengecam pelayaran semacam itu. Pada Agustus misalnya, China menyebut apal perusak berpeluru kendali USS Mustin yang berlayar melalui selat itu sebagai langkah "sangat berbahaya".

Selama ini, China memang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Beberapa waktu terakhir Beijing meningkatkan aktivitas militernya di sekitar Taiwan.

Sedangkan, hubungan antara China dan Kanada sekarang tengah memburuk, khususnya setelah Kanada menangkap keuangan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies, Meng Wanzhou, pada akhir 2018.

Meng ditangkap atas surat perintah dari AS yang menuduhnya melakukan penipuan bank karena menyesatkan HSBC tentang urusan bisnis Huawei di Iran dan menyebabkan bank tersebut melanggar UU sanksi AS.

Segera setelah penahanan Meng, China menangkap warga Kanada Michael Spavor dan Michael Kovrig, menuduh mereka melakukan spionase.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya