Berita

Presiden AS Donald Trump dalam video yang diunggahnya di Twitter pada Sabtu, 3 Oktober 2020 untuk mengklarifikasi kondisi kesehatannya/Net

Dunia

Tepis Rumor Kondisi Kesehatannya, Trump: Saya Merasa Lebih Baik Dan Akan Segera Kembali

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 08:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tampaknya ingin menepis segala rumor mengenai kesehatan dirinya.

Melalui sebuah video yang diunggah di akun Twitter-nya, @realDonaldTrump pada Sabtu malam (3/10) waktu setempat, Trump mengatakan bahwa dirinya merasa jauh lebih baik setelah mendapatkan perawatan.

Dalam video berdurasi empat menit yang diambil dari kamar di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed itu, Trump terlihat lelah dengan jas dan kemeja berleher terbuka.


Ia mengaku sempat tidak enak badan ketika pertama kali tiba di rumah sakit militer, namun saat ini ia jauh lebih baik.

"Selama beberapa hari ke depan, saya rasa itulah ujian sesungguhnya, jadi kita akan melihat apa yang terjadi selama beberapa hari ke depan," kata Trump.

"Saya pikir saya akan segera kembali dan saya berharap untuk menyelesaikan kampanye seperti yang telah dimulai," tambahnya.

Video tersebut cukup kontradiktif dengan pernyataan yang dinyatakan oleh sejumlah pejabat pemerintahan yang membocorkan bahwa kondisi kesehatan Trump dalam tahap mengkhawatirkan.

Kepala Staf Gedung Putih, Mark Weadows mengatakan, kondisi Trump dalam 48 jam ke depan merupakan titik kritis dalam perawatannya memerangi virus corona.

"Tanda-tanda vital presiden selama 24 jam terakhir sangat memprihatinkan dan 48 jam ke depan akan menjadi kritis dalam hal perawatannya. Kami masih belum berada di jalur yang jelas menuju pemulihan penuh," ujar Meadows pada Sabtu.

Sementara itu, tim dokter Gedung Putih pada Sabtu pagi menuturkan bahwa kondisi Trump membaik dan ia ingin segera keluar dari rumah sakit.

Setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Jumat dini hari (2/10), Trump melakukan isolasi di Gedung Putih. Namun sekitar 17 jam kemudian, ia diterbangkan ke Walter Reed untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dr Amesh Adalja, seorang profesor penyakit menular di Universitas Johns Hopkins mengatakan, ketika seseorang dirawat di rumah sakit, maka gejala yang dialaminya sudah tidak ringan.

Namun dia mengatakan sulit untuk mengukur status medis Trump berdasarkan informasi yang diberikan secara publik sejauh ini oleh dokternya.

"Tontonan hari ini, dokter mengatakan satu hal, sumber Gedung Putih mengatakan hal lain, dan keduanya kemudian mengubah pernyataan mereka, hanya memperkuat masalah kredibilitas pemerintahan ini," kata seorang analis politik di University of Virginia's Center for Politics, Kyle Kondik.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya