Berita

Aksi pelecehan seksual secara online yang dialami Zoya Amarin telah mendapat respons pihak Ditjen Pajak/Net

Hukum

Oknum Pegawainya Lecehkan Zoya Amirin, Begini Penjelasan Ditjen Pajak

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 06:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar pelecehan seksual terhadap seksolog Zoya Amirin yang diduga dilakukan pegawai Direktorat Jenderal Pajak telah sampai ke pihak lembaga tersebut.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama, pun coba memberikan penjelasan terkait kabar pelecehan seksual terhadap Zoya Amirin oleh oknum pegawainya.

"DJP sangat menyesalkan terjadinya pelecehan seksual yang dialami Sdri Zoya Amirin di sosial media oleh oknum dengan akun @bdgharry yang dalam profil sosial medianya mencantumkan instansi tempat bekerja di DJP Depkeu,” ucap Hestu melalui keterangan tertulis, Sabtu  (3/10).


“Berdasarkan hasil pemantauan DJP, diketahui bahwa pemilik akun @bdgharry merupakan seorang PPNPN yaitu Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (pegawai honorer) yang bekerja di salah satu Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Pajak," tambahnya.

Pihak DJP tidak mentolerir setiap perbuatan yang melecehkan yang dilakukan oleh pegawai maupun pegawai honorer yang bekerja di Ditjen Pajak.

Oleh karena itu, langkah-langkah yang diperlukan akan segera diambil terhadap oknum pegawai DJP tersebut. Sesuai dengan ketetuan dan aturan yang berlaku.

"Demikian untuk diketahui dan dipahami bersama dan diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. DJP juga mengingatkan setiap pegawai utk bekerja mematuhi kode etik dan perilaku pegawai serta bijak dalam berinteraksi di sosial media," tandasnya.

Sebelumnya, melalui akun Instagram pribadinya, Zoya Amirin mengancam akun @bdgharry yang telah melakukan pelecehan seksual secara online akan mengadukannya ke lembaga tempat sang oknum bekerja.

"Shame on You laki laki brengsek! Apalagi kalau anda benar pegawai pemerintah, saya bisa laporkan perilaku brengsek anda ini pada instasi anda bekerja, biar anda tau rasa!" tegas Zoya Amirin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya