Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Demokrat: Rakyat Lagi Butuh Bantuan Malah Bailout Jiwasraya, Sebenarnya Sri Mulyani Ini Siapa?

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 14:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Suntikan dana hingga Rp 22 triliun untuk penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendapat kritikan tajam dari Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief.

Andi Arief mengaku tidak habis pikir dengan langkah Sri Mulyani memberi dana talangan sebesar itu untuk sebuah perusahaan yang dirampok.

Kecurigaannya mengerucut pada dugaan, apakah Sri Mulyani ikut mendapat sesuatu dari proses ini.


“Nggak habis pikir Sri Mulyani bailout Jiwasraya 22 T. Sebenernya ibu ini dapat apa enggak sih. Lama-lama saya mencurigai,” sindirnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (2/10).

Baginya upaya pemerintah memberi suntikan dana Jiwasraya melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) secara bertahap, bertolak belakang dengan keadaan yang dialami rakyat. Di mana rakyat tengah sengsara secara ekonomi karena pandemi yang tak kunjung berakhir.

“Lagi resesi, rakyat butuh bantuan, menkeu SMI ikut terlibat bail out jiwasraya. Sebenernya ibu ini siapa,” lanjutnya.

Menurutnya, langkah Sri Mulyani ini akan menimbulkan efek yang tidak kecil. Dia yakin rakyat yang semakin menderita akan berontak jika menteri berpredikat terbaik dunia itu terus mengeluarkan kebijakan yang nyeleneh.

“Kalau SMI menkeu sudah pakai cara halus di tengah pandemi, nggak lama lagi rakyat pake jurus nekad,” tutupnya.

PMN untuk menyelamatkan Jiwasraya akan diberikan bertahap. Tahun 2021 sebesar Rp 12 triliun dan tahun berikutnya Rp 10 triliun.

Hal ini sesuai keputusan rapat panitia kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), manajemen Jiwasraya, dan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).

Nantinya, gelontoran dana akan digunakan untuk penyetoran modal pembentukan perusahaan baru, yakni IFG Life yang akan berada di bawah holding asuransi BUMN, yakni BPUI.

Perusahaan tersebut digunakan untuk menampung seluruh nasabah Jiwasraya yang telah direstrukturisasi polisnya, baik itu nasabah tradisional dan saving plan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya