Berita

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo/Net

Politik

Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa Bagi Kelompok Rentan

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 03:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat dituntut untuk menjaga protokol kesehatan serta menghindari kerumunan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengibaratkan virus corona jenis baru yang menjangkiti seluruh lapisan masyarakat sebagai malaikat pencabut nyawa terutama bagi mereka yang lanjut usia.

“Covid-19 ini ibarat malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan, yaitu lansia dan penderita comorbid,” kata Doni dalam acara diskusi virtual Mappilu PWI, Kamis (1/10).


Kepala BNPB ini menyampaikan, sejumlah provinsi mencatatkan kematian comorbid cukup tinggi. Dari data yang didapatkan, angka kematian comorbid di wilayah Jawa Timur sebanyak 91 artinya 9 persen angka kematian dikarenakan adanya penyakit penyerta utamanya adalah penyakit diabetes.

“Kita harus memahami bagaimana berusaha melindungi mereka yang punya comorbid, agar tidak beraktiftas di tempat umum. Kita sampaikan dan semua pimpinan strata haruta bisa mengingatkan pada karyawanya, sehingga paling tidak kita bisa melindungi 80-85 persen dari warga masyarakat kita,” jelasnya.

Demikian pula dalam pilkada, lanjut Doni, seluruh penyelenggara termasuk aparat keamanan harus menegakkan aturan yang dikeluarkan KPU. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus berbahaya itu.

“Kita berharap unsur-unsur pengamanan lainnya upaya pencegahan untuk bisa menghindari kerumunan. Kami yakin salah satu upaya sosialisasi kita yang melibatkan media  menjadi langkah strategis bagi terjaminnya pilkada yang aman dan sehat,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya