Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Balas Demo Bayaran Dengan Senyuman, Gatot Nurmantyo: Hati Mereka Menangis

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kerap mengalami pembatalan acara secara mendadak, inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo selalu membalasnya dengan senyuman

"Mengapa tersenyum? Karena manusia berdoa, kalau tidak dikabulkan itu bukan berarti Tuhan marah, Allah marah, itu karena Allah punya rencana yang indah," ujar Gatot dalam video yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/9).

Gatot pun menyatakan kepada pendukung KAMI untuk tidak marah kepada aparat kepolisian yang membubarkan acara.


Sebab menurutnya, polisi hanya menjalankan perintah dari atasannya.

"Jangan marah sama polisi karena dia punya atasan. Hati dia juga nggak mau, tapi kan terpaksa karena perintah maka harus dilakukan. Maka saya bilang jangan marah," tuturnya.

Dirinya pun membeberkan fakta bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan massa di sejumlah daerah yang menolak acara KAMI merupakan demonstran bayaran.

Gatot pun mencoba memahami peristiwa tersebut karena saat ini kondisi ekonomi sedang sulit-sulitnya.

"Mereka kasihan, hati mereka mungkin menangis, tetapi karena mereka perlu uang untuk keluarganya maka mereka terima demo," jelas Gatot.

"Dengan demikian maka tidak kotor hati kita. Kecuali yang demo ganti Pancasila, bubarkan Indonesia, hanya satu, nggak usah banyak mikir, Allahu Akbar, habisi! " tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya