Berita

Mantan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon/Net

Politik

Bantah Sukmawati, Fadli Zon: Ideologi PKI Bukan Pancasila, Tapi Marxisme Leninisme

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 09:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dengan tegas membantah pernyataan putri Presiden pertama Indonesia, Sukarno, yakni Sukmawati Soekarnoputri yang menyebut Partai Komunis Indonesia berideologi Pancasila.

Sukmawati sendiri mendasarkan pernyataannya yang disampaikan di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One, Selasa malam (29/9) dari tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI).

Di acara yang sama, Fadli Zon membantah pernyataan itu. Dia menyebut bahwa PKI berideologi Marxisme Leninisme.


Mulanya dia menjelaskan bahwa PKI bukan unsur yang terlibat dalam proklamasi Indonesia. Di mana proklamasi ini hanya melibatkan kelompok Islam dan nasionalis.

“Di awal mereka mengatakan Proklamasi 1945 itu adalah revolusi gagal, revolusi borjuis. Mereka mau mengoreksi itu,” terangnya.

Tokoh PKI, Paul Mussotte Musso kemudian datang dari Moskow, Rusia untuk “memperbaiki” sejarah Indonesia. Dia mengusung manifesto Jalan Baru Republik Indonesia.

Dalam manifesto ini, Musso tegas mengecam Bung Karno dan Bung Hatta yang dinilainya salah arah.

“Dan jelas-jelas mengatakan ideologi PKI adalah Marxisme Leninisme. Buka jalan baru untuk Indonesia, itu bukan pancasila,” tegasnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya