Berita

Deklarator KAMI, M. Said Didu saat akan mengibarkan bendera setengah tiang/Net

Politik

Deklarator KAMI Mulai Kibarkan Bendera Setengah Tiang

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengibaran bendera setengah tiang mulai dilakukan kelompok Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Salah satunya dilakukan oleh deklarator KAMI, M. Said Didu di kediamannya yang berada di Kota Tangerang, Banten.

Dia mengajak pendukung KAMI untuk mengikuti seruan ini sebagai tanda peringatan duka atas pengkhianatan yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) tahun 1965.


“Ayo kibarkan bendera setengah tiang hari ini sebagai duka terhadap pengkhianatan PKI 1965,” tuturnya lewan akun Twitter pribadi, Rabu (30/9).

Dalam unggahan ini, Said Didu juga memposting foto dirinya sedang menancapkan bendera setengah tiang di halaman rumah.

KAMI memang telah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada  30 September 2020.

Presidium KAMI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa seruan tersebut sebagai bentuk keprihatinan masyarakat Indonesia atas peristiwa tragis yang melukai segenap bangsa Indonesia yakni kebiadaban Partai Komunis Indonesia (PKI) membantai warga negara.

Selanjutnya, mantan Panglima TNI itu juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali menaikkan bendera setengah tiang tersebut di hari Kamis 1 Oktober 2020 nanti. Sebab, hari itu merupakan hari Kesaktian Pancasila.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya