Berita

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo saat di NTB/Net

Politik

Alasan Gatot Nurmantyo Selalu Tersenyum Saat Deklarasi KAMI Dibubarkan

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 08:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak ada amarah yang keluar dari Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo dalam menghadapi gangguan yang muncul saat dirinya melakukan deklarasi di daerah.

Sejumlah deklarasi yang dilakukan KAMI, mulai dari di Bandung, Surabaya, hingga teranyar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat gangguan dan berujung pada pembubaran acara.

Mantan panglima TNI itu mengaku lebih memilih tersenyum ketimbang harus marah-marah saat aksinya mendapat gangguan.


“Saya alhamdulillah, saya  tersenyum. Karena manusia berdoa, kalau tidak dikabulkan itu bukan berarti Allah marah, tapi Allah punya rencana yang indah,” tegasnya saat mendeklarasikan KAMI di Lombok, NTB sebagaimana video yang diunggah di channel YouTube, Hersubeno Point, sesaat lalu, Rabu (30/9).

Dia lantas mencontohkan aksi deklarasi di Bandung. Di mana sejumlah hotel yang dipesan untuk acara deklarasi melakukan pembatalan mendadak. Bahkan ada juga izin dari aparat yang ditarik kembali jelang acara digelar.

“Saya bilang saya tertawa 100 kali,” ujar Gatot dengan senyum khasnya.

Acara deklarasi, sambungnya, kemudian dilakukan di kediaman aktivis senior, Jumhur Hidayat. Tidak hanya itu, KAMI juga langsung melakukan aksi di Gedung Sate.

“Kan indah,” demikian Gatot. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya