Berita

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/RMOLJakarta

Nusantara

Sebelum Ada Arahan Jokowi, Ternyata Anies Baswedan Sudah Terapkan Mini Lockdown

SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Kepala daerah menerapkan mini lockdown atau karantina wilayah terbatas.

Penerapan mini lockdown ini dinilai lebih efektif menekan penularan covid-19 ketimbang pembatasan di seluruh wilayah.

Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku saat senang dengan arahan Kepala Negara tersebut.


Pria yang karib disapa Ariza itu pun membeberkan, sejak awal pandemi mewabah, DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan telah memberlakukan mini lockdown namun dengan istilah yang berbeda.

"Perlu juga kami sampaikan sejak awal, kami juga sudah melakukan mini lockdown dengan istilah lain. Ada istilah PSBK (Pembatasan Sosial Berskala Komunitas) jadi  berskala kampung," ujar Ariza saat menjadi narasumber dalam acara kompas petang, Selasa (29/9).

Selain itu, lanjut Ariza, DKI Jakarta juga mempunyai program kampung siaga, dimana setiap RW di Jakarta dilakukan pembatasan untuk alur keluar masuk warga.

"Itu sejak April. Sudah kami gagas dan kami implementasi kan," lanjut orang nomor dua di Jakarta itu.

Bahkan menurutnya, setiap RW di Jakarta juga sudah membuat gugus tugas masing-masing yang melibatkan masyarakat.

Tidak hanya itu, karena keterbatasan aparat, setiap gedung di Ibukota dan juga unit kegiatan lainnya seperti  di mal, pasar, gudang, dan tempat-tempat lainnya juga diminta untuk membentuk satuan tugas yang bertujuan memastikan protokol Covid-19 dijalankan dengan efektif.

"Itu cukup efektif. Jadi yang disarankan Presiden sudah kami laksanakan," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya