Berita

Kader Bela Negara, Lieus Sungkharisma saat menjadi pembicara di Front Page Comm-RMOL/Net

Politik

Kader Bela Negara Merasa Adem Dengar Pimpinan MPR Bilang Komunisme Bahaya Laten

SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 | 14:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan dari pimpinan MPR soal bahaya paham komunisme membuat Kader Bela Negara, Lieus Sungkharisma merasa adem.

Pasalnya, dalam acara Front Page Comm-RMOL, Talk Show Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk “Kebangkitan Komunisme dan Ketahanan Nasional”, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menegaskan bahawa paham komunisme masih menjadi budaya laten di negeri ini.

“Nikmat saya bapak pimpinan bilang begitu. Adem saya pak,” tutur Lieus Sungkharisma, Selasa (29/9).


Koordinator Forum Rakyat ini mengaku awalnya khawatir Jazilul akan seperti politisi lain yang menyebut komunisme bukan bahaya yang mengkhawatirkan.

Tapi setelah mendengar paparan politisi PKB itu, Lieus merasa lega dan berharap apa yang disampaikan bisa ditiru pimpinan lain.

“Jadi sekarang nyata kalau PKI masih bahaya,” tegasnya.

Lieus lantas mengomentari cibiran para pengkritik film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI karya Arifin C. Noer. Menurutnya, jika ada yang keberatan karena film ini terlalu condong ke Soeharto, maka dipersilakan untuk pihak lain mendaur ulang.

“Silakan bikin baru, tapi jangan berubah PKI yang jadi korban. Nanti malah membingungkan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya