Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Balad Jokowi Apresiasi Terobosan Erick Thohir Perbaiki BUMN

SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 | 16:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Salah satu pembantu Presiden Joko Widodo yang super sibuk dan mendapat amanah cukup besar adalah Menteri BUMN, Erick Thohir. Sebab, slain diberi tugas besar sebagai Menteri, dia juga dipercaya menjalankan tugas sebagai Ketua Pelaksana Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Begitu kata Ketua Harian Balad Jokowi, Maruf Mutaqin kepada redaksi, Senin (28/9). Balad Jokowi sendiri merupakan kelompok relawan yang pada Pilpres 2019 lalu menggalang dana untuk pasangan Jokowi-Maruf.

Maruf Mutaqin mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan Jokowi kepada Erick Thohir (ET) memang tidak main-main. Presiden tahu betul kapabilitas dan kemampuannya dalam mengeksekusi pekerjaan.


“Balad Jokowi memberikan apresiasi kepada Erick Thohir atas keberhasilan serta komitmennya sebagai menteri BUMN dalam melakukan berbagai terobosan dan inovasi untuk memperbaiki dan memajukan BUMN,” ujarnya.

Menurut Maruf, terobosan Menteri Erick yang patut diaparesiasi adalah evaluasi terhadap anak dan cucu perusahaan BUMN yang tidak sesuai dengan core bisnis induk. Langkah ini bertujuan agar perusahaan-persusahaan BUMN fokus pada core bisnisnya.

Apalagi, sambungnya, jika Menteri Erick tetap berkomitmen untuk melakukan holdingisasi terhadap perusahaan-perusahaan BUMN. Upaya tersebut, menurut Maruf sangat bagus untuk memperbaiki kinerja perusahaan-perusahaan BUMN serta mempermudah pengawasannya.

“Jika Menteri Erick berkomitmen terhadap upaya holdingisasi, maka upaya ini sangat bagus untuk memperbaiki kinerja perusahan-perusahaan BUMN serta mempermudah pengawasannya,” tutur Maruf.

Hanya saja, Maruf mengingatkan bahwa dalam pengelolaan BUMN, holdingisasi musti tetap diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Negara tidak boleh kehilangan kendali pengawasan atas tata kelola BUMN.

“Paradigma pengelolaan BUMN tidak boleh meninggalkan prinsip dasar yang terkandung dalam pasal 33 UUD 1945, yaitu tetap diarahkan guna mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Karena itu, menurut Maruf, jika ada gerakan-gerakan yang justru melemahkan upaya yang dilakukan Erick Thohir saat ini, maka perlu dipertanyakan komitmennya terhadap konstitusi dan kemajuan bangsa.

Balad Jokowi, tegasnya, akan mendukung penuh setiaplangkah perbaikan yang dilakukan Erick Thohir.

“Kami sangat berharap Menteri Erick tetap fokus dan tak usah menghiraukan kelompok-kelompok atau indvidu yang tidak menginginkan adanya perbaikan di BUMN,” pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya