Berita

Menteri Luar Negeri Suriah, Walid al-Muallem/Net

Dunia

Usai Mencela Turki, Menlu Suriah Menghardik AS Atas Blokade Ekonomi Terhadap Kuba dan Venezuela

SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selain menyerang Turki dengan mengatakan bahwa negara itu adalah pelopor terorisme, Menteri Luar Negeri Suriah, Walid al-Muallem, juga mengutuk sikap Amerika Serikat terhadap Iran dan menyerukan diakhirinya tindakan permusuhan Washington terhadap Teheran.

Dalam pidato virtualnya di Sidang Umum PBB, al-Muallem menegaskan dukungannya terhadap Iran dan mengutuk AS yang mengabaikan hukum internasional.

"Suriah menegaskan kembali dukungan untuk sikap Republik Islam Iran terhadap kebijakan AS yang melanggar kesepakatan nuklir dan telah mengguncang kawasan. Sikap bermusuhan yang dikobarkan AS telah mengabaikan hukum internasional. Washington tidak menghormati kewajibannya berdasarkan perjanjian internasional," kata al-Muallem, seperti dikutip dari video dalam laman PBB. 


Menteri Luar Negeri Suriah juga mengutuk blokade ekonomi brutal terhadap Kuba dan Venezuela.

Ia dan menekankan perlunya menghormati hak kedaulatan kedua negara itu dan tidak mencampuri urusan dalam negeri mereka, seperti dikutip dari Iran Pers, Minggu (27/9).

Pasukan Amerika dan Turki di tanah Suriah semakin memperumit situasi di sana, terlebih tindakan Israel terhadap Suriah terjadi dalam bayang-bayang keheningan komunitas internasional.

"Kami juga menyesali sikap Israel yang terus melanggar hak-hak rakyat Suriah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki dan secara langsung mendukung teroris di tanah Suriah," katanya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya